Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bangunan Sekolah Roboh, KBM di SDI Leda Dilakukan di Rumah Warga
Regional NTT

Bangunan Sekolah Roboh, KBM di SDI Leda Dilakukan di Rumah Warga

By Redaksi24 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT– Hujan deras disertai angin kencang yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat mengakibatkan 3 ruang kelas SDI Leda di Desa Pangga rubuh.

Rubuhnya ketiga ruangan kelas itu terjadi usai hujan deras ditambah angin kecang melanda Desa Pangga, Senin (21/11) sore pukul 17.00 Wita.

Kepala Sekolah SDI Leda Fransiskus Arson yang dihubungi Vox NTT, Kamis (24/11) mengatakan akibat bencana yang menimpa sekolahnya ini aktivitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut dialihkan ke rumah warga.

Menurut Arson, pengalihan aktivitas KBM dari sekolah ke rumah warga ini telah berlansung tiga hari.

Hal tersebut dilakukan karena bangunan sekolah yang bisa digunakan hanya satu bangunan saja sedang 3 bangunan lain sudah rata dengan tanah.

“Kami sudah 3 hari alihkan KBM dari kelas ke rumah warga, bangunan yang runtuh karena angin masih dalam perbaikan yang melibatkan orang tua murid,”kata Arson kepada Vox NTT.

Dia menjelaskan, ketiga bangunan yang roboh di sekolahnya itu adalah hasil swadaya warga di Desa Pangga empat tahun lalu. Sedangkan bangunan yang bersumber dari dana pemerintah hanya satu bangunan saja

“Bangunan yang roboh ini dibangun swadaya oleh warga, pemerintah hanya sumbang satu bangunan saja yang dibangun pada tahun 2015,”jelasnya.

Pihak SDI Leda telah melaporkan kejadian ini ke Pemkab Manggarai Barat di Labuan Bajo. Dia berharap Pemkab Mabar segera memberi bantuan atas bencana tersebut.

Dia juga berharap, orang tua murid dapat bekerja dengan cepat memperbaiki bangunan yang roboh sehingga aktivitas KBM bisa kembali normal.

“Kita berharap orang tua murid bisa bekerja cepat memperbaiki bangunan yang rubuh sehingga aktivitas KBM bisa kembali normal”harap Arson. (Eyo/VoN)

Foto Feature: Kondisi sekolah SDI Leda usai diterjang angin (Eyo)

Manggarai Barat
Previous ArticleTPDI NTT Desak Pimpinan DPRD Sikka Menonaktifkan Anggota Terdakwa Korupsi
Next Article Wisatawan Disuguhi Sampah Plastik di Pulau Bidadari Mabar

Related Posts

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Anggota DPR RI Stevano Rizki Gerak Cepat Bawa Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Kuwus Barat

19 Agustus 2026
Terkini

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.