Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Unjuk Rasa 212, MUI Borong Pilih Berdoa di Rumah
Regional NTT

Unjuk Rasa 212, MUI Borong Pilih Berdoa di Rumah

By Redaksi1 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Manggarai Timur, Ibrahim Suman menghimbau kepada seluruh umat muslim di Manggarai Timur untuk tidak mengikuti aksi yang digelar di Jakarta (2/12/2016).

Ia justru meminta umat Muslim untuk berdoa di rumahnya masing-masing menanggapi unjuk rasa 212.

“Sebagian umat Muslim jika hendak berdoa tidak harus berdoa di Jakarta. Dimana saja kita berada bisa melantunkan ujud dan harapan kita kepada Allah,” kata Suman.

Ibrahim Suman yang ditemui media usai Apel Gerakan Nusantara Bersatu di lapangan terminal Borong Rabu (30/11/2016), mengatakan sejauh ini belum ada laporan dari Imam mesjid, para haji, dan tokoh umat muslim yang dari berbagai wilayah kecamatan di Manggarai Timur terkait keikutsertaan umat muslim pada unjuk rasa 212 di Jakarta.

Ia menuturkan, di wilayah Manggarai Timur, sejauh ini kerukunan umat beragama terjalin dengan rukun. Salah satu cara yang dilakukan seperti pada upacara keagamaan dimana orang muda Katolik (OMK) melakukan pengamanan di Masjid demikian juga Remaja Mesjid (Remas) menjaga keamanan pada perayaan Natal dan Paskah.

“Situasi di Jakarta menjadi persoalan mereka, kita tidak boleh terprovokasi dengan isu-isu yang merugikan persaudaran yang sudah tertanam sejak lama di Manggarai Timur. Pilar kebangsan hendaknya menjadi pedoman untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan,” imbuhnya. (TN/VoN)

Foto Feature: Ketua MUI Matim Ibrahim Suman saat membawakan orasi pada apel gerakan nusantara bersatu di lapangan terminal Borong Rabu (30/11/2016) (Foto: TN/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleRusia Diminta Investasi di NTT
Next Article Miliki Potensi, Produksi Garam di Sikka Masih Terbatas

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.