Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Gempa Retakkan Halaman Kampung Tango Bali, 32 Rumah Warga Hancur
Pojok Info

Gempa Retakkan Halaman Kampung Tango Bali, 32 Rumah Warga Hancur

By Redaksi17 Agustus 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Halaman Kampung Tango Bali yang retak (kiri) dan rumah warga yang retak (kanan) (Foto: Dok. Warga)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNTT.com – Halaman Kampung Tango Bali, Desa Lencur, Kecamatan Lamba Leda Utara, mengalami keretakan setelah gempa bumi yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian warga karena Kampung Tango Bali berada di lereng bukit. Selain halaman kampung yang retak, sebanyak 32 rumah warga dilaporkan hancur dan berantakan akibat gempa.

Warga Kampung Tango Bali, Kristoforus Karno, mengatakan kondisi tersebut membuat warga khawatir, terlebih lokasi permukiman berada di kawasan lereng bukit.

Kristoforus berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mencari solusi atas kondisi yang dialami warga pascagempa. Menurutnya, perhatian pemerintah juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang kini mengungsi.

Warga saat ini mengungsi di tenda pengungsian yang berlokasi di Golo Kawe yang agak jauh dari Kampung Tango Bali. Tempat tersebut dipilih warga karena dinilai lebih aman dari kondisi permukiman mereka.

“Kami berharap pemerintah segera mencari solusi atas bencana ini, termasuk membantu kebutuhan warga di tenda pengungsian di Golo Kawe,” kata Kristoforus, Senin, 17 Agustus 2026 sore.

Ia berharap penanganan pascabencana dapat segera dilakukan, terutama terhadap kondisi rumah-rumah yang rusak serta keamanan lokasi permukiman yang berada di lereng bukit.

“Tidak ada korban jiwa, tapi ada yang luka parah 10 orang dan luka ringan 10 orang,” terang Kristoforus.

Sementara itu, Kepala BPBD Manggarai Timur Agus Salim belum merespons upaya konfirmasi VoxNtt.com.

Desa Lencur Kampung Tango Bali Kecamatan Lamba Leda Utara Manggarai Timur Matim
Previous ArticleAnggota DPD Stevi Harman Distribusikan Obat-obatan ke Reo dan Pota Pascagempa Flores
Next Article Benny Harman Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores

Related Posts

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026
Terkini

Keluarga Selviana Tijung Adukan Kematian Ibu Hamil ke DPRD Manggarai Timur

6 September 2026

Pemuda Katolik dan Nakes RSKD Jiwa Naimata Bidik Wilayah Terisolir Dampak Gempa Flores

6 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.