Borong, VoxNTT.com – Pemuda Katolik Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama tenaga kesehatan Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Jiwa Naimata Kupang menyiapkan aksi kemanusiaan untuk menjangkau wilayah yang masih terisolir akibat gempa Flores.
Sekretaris Pemuda Katolik Komda NTT Aleks Tomonob mengatakan persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan manajemen RSKD Jiwa Naimata, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) NTT, dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).
“Kami sudah berkoordinasi dengan ibu direktur Rumah Sakit Jiwa Naimata dan jajaran manajemen, juga dengan rekan – rekan Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia NTT dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)” kata Aleks dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu, 6 September 2026.
Menurut Aleks, relawan Pemuda Katolik dan tenaga kesehatan sebelumnya telah terlibat dalam penanganan penyintas gempa di Mbay, Kabupaten Nagekeo; Borong, Kabupaten Manggarai Timur; serta Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.
Mereka memberikan dukungan kesehatan psikososial kepada masyarakat, anak-anak, dan tenaga kesehatan yang turut terdampak bencana. Relawan juga membantu operasional dapur umum dan distribusi logistik kepada penyintas.
“Ada teman-teman yang fokus pada pemberian dukungan kesehatan psikososial, ada yang bantu di Posko logistik dan ada yang bantu di dapur masak. Sehingga diharapkan kehadiran relawan bisa membantu mempercepat penanganan bencana ini,” ujar dia.
Pada tahap berikutnya, tim berencana menjangkau sejumlah wilayah yang dinilai masih sulit mendapatkan akses logistik. Wilayah tersebut antara lain Lempang Paji di Kecamatan Elar dan Elar Selatan, Lambaleda dan wilayah sekitarnya di bagian utara Manggarai Timur, serta Reok Barat dan Cibal di Kabupaten Manggarai.
“Berbekal pengalaman aksi kemanusiaan sebelumnya, kami sepakat untuk terus bersinergi dan berkolaborasi,” tandasnya.
Aleks mengatakan aksi kemanusiaan tersebut ditargetkan berlangsung pada September 2026.
Direktur RSKD Jiwa Naimata Kupang, Novy Enggelin Elim mengapresiasi kolaborasi dengan Pemuda Katolik Komda NTT dalam penanganan penyintas gempa di Flores.
Novy mengatakan pihaknya berterima kasih karena Pemuda Katolik telah memfasilitasi tenaga kesehatan RSKD Jiwa Naimata untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
“Dalam situasi sulit seperti ini, tentu semangat kolaborasi menjadi kata kuncinya. Kita harus bergerak bersama dan berjuang bersama – sama. Kalau kita bergandengan tangan, pasti kita sanggup memikul beban seberat apapun itu. Kami menyambut baik semangat dari Pemuda Katolik,” ujarnya.
Kontributor: Nansi Taris

