Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kadis PPO Matim: Kasus pelecehan seksual merusak citra pendidikan
Regional NTT

Kadis PPO Matim: Kasus pelecehan seksual merusak citra pendidikan

By Redaksi8 Desember 20161 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kadis PK Matim, Frederika Soch ( Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Kasus pelecehan seksual yang melibatkan Seorang guru PNS di SDI Cepi Watu, Wihelmus Sensus (WS) terhadap empat orang anak di bawah umur yang merupakan anak didiknya sendiri, mencoreng citra pendidikan di Manggarai Timur.

BACA: Guru PNS Cabuli 4 Siswi SD di Borong

Kepala dinas pendidikan pemuda dan Olahraga (PPO) kabupaten Manggarai Timur (Matim), Frederika Soch yang dihubungi  melalui telepon Kamis (8/12/2016) mengungkapkan perbuat sang guru tersebut telah menodai pendidikan.

“Seharusnya guru yang mendidik, membina malah membuat sesuatu tindakan yang mengancam masa depan anak” kata Soch.

Dia menceritakan bahwa dirinya ikut mendamping korban dan orang tua murid saat dimintai keterangan di Polsek Borong.

“Saya ikut mendampingi  anak-anak dan pada saat itu mereka ceritakan apa adanya di depan kepolisian”katanya.

Jika pelaku terbukti  melakukan pencabulan itu, ia meminta agar aparat kepolisian menghukum WS seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku karena telah merusak citra pendidikan di Matim. (TN/VoN)

Foto: Kadis PPO Matim, Frederika Soch (Foto:TN)

Manggarai Timur
Previous ArticleDi Usia Renta, Tinus Jual Jagung Bakar untuk Kuliah Anaknya
Next Article Pemain PSN Akan Diberi Beasiswa dan Modal Usaha

Related Posts

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Sensus Ekonomi 2026: Mengapa Kita di NTT Tidak Boleh Asal Memberi Jawaban?

13 Juni 2026

Muskab PBVSI Sikka Tetapkan Rofinus Luer sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

13 Juni 2026

Hati Tak Bernoda: Istana Kasih dan Bait Allah Penemuan Diri

13 Juni 2026

Jejak Rokok Ilegal Helium di Nagekeo: Beredar Bebas, Polisi Menunggu Laporan

12 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.