Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Polsek Borong Didesak Tahan Pelaku Pencabulan Siswi SD
Regional NTT

Polsek Borong Didesak Tahan Pelaku Pencabulan Siswi SD

By Redaksi9 Desember 20161 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Beberapa warga di Kota Borong mendesak kepolisan Polsek Borong untuk segera tahan pelaku pencabulan terhadap empat siswi di SDI Cepi Watu Borong.

Edo Jo, salah satu warga Kota Borong kepada media ini Kamis (8/12/2016) mengungkapkan perbuatan pelaku sangat keji dan patut dipenjara karena anak-anak yang seharusnya dijaga, dididik, namun masa depan menjadi buruk karena ulah oknum guru tersebut.

Edo mengungkapkan Kepolisian diharapkan segera menetapkan status pelaku menjadi tersangka dan segera dipenjara, tidak perlu menunggu perlengkapan data tetapi langsung ditahan.

Sebab ada isu yang beredar bahwa pelaku akan melakukan upaya damai dengan keluarga dan mendatangi orang tua korban supaya diselesaikan secara adat dan keluarga.

“Pelaku tidak pantas dibiarkan ada di sekolah lagi, saya minta pihak kepolisian segera tahan pelaku”kata Edo yang juga pelaku pendidikan di Matim.

Sementara Kapolsek Borong, Kompol Erik Say Nono, mengatakan WS sudah diperiksa dan belum langsung ditahan karena harus melengkapi data.

Terkait ada upaya damai dari pihak pelaku kepada orang tua sisa hal itu dinilai wajar-wajar saja.

“Nanti tergantung pihak keluarga korban, tetapi berkas kasus ini, tetap disampaikan dan di bawah ke Polres Manggarai di Ruteng” kata Kapolsek. (TN/VoN)

Foto: Illustrasi

Manggarai Timur
Previous ArticlePMKRI, GMNI dan GMKI Bicara Soal Kasus Korupsi di NTT
Next Article Ini Jumlah Perkara Kasus Korupsi di NTT Tahun 2015 Sampai 2016

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.