Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tidak Bisa Berenang, Pelajar SDK Tanggar Meninggal di Embung Lonto Ule
HEADLINE

Tidak Bisa Berenang, Pelajar SDK Tanggar Meninggal di Embung Lonto Ule

By Redaksi12 Desember 20161 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Naas menimpah Dorotea Nastika Moeng salah satu siswa SDK Tanggar, desa Compang Laho, Kecamatan Poco Ranaka, tenggelam dan meninggal dunia saat bermain di embung Lonto Ulu, desa Golo Wune, kecamatan Poco Ranaka, Manggarai Timur, Senin (12/12/2016).

Maksi Nukit salah keluarga korban yang menghubungi media Senin (12/12)  menceritakan sekitar pukul 12.00 wita, korban bersama enam orang temannya mencari kayu di sekitar lokasi.

Saat hendak pulang korban bersama teman-temannya sempat bermain di embung sementara korban sendiri berjalan di pinggir embung.

“Tiba-tiba kaki terpeleset dan masuk ke dalam embung. Korban masuk ke dalam air dan tidak bisa berenang” terang Maksi

Dia mengatakan teman lain berusaha membantu namun kedalaman embung yang mencapai tiga meter membuat mereka takut.

“Sekitar dua jam tubuh korban tertanam di dasar embung, baru mereka meminta salah satu keluarga untuk mengangkat kepermukaan. Saat itu nyawanya tidak tertolong lagi” tutur Maksi.

Keluarga korban selanjutnya langsung membawah jenasah ke rumah duka  di Kampung Tanggar dan disemayamkan di rumah duka. Sebelum dimakam dilakukan upacara adat Manggarai. (TN/VoN)

Foto Feature: Illustrasi

Manggarai Timur
Previous ArticleIroni Seorang Kepala SMAN 1 Cibal
Next Article Di Pasar Oeba, Uang Retribusi Lancar Sampah Tetap Menggunung

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.