Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»​Bentrokan Antar Warga di Lamba Leda, Satu Orang Tertembak Senapan Angin
Regional NTT

​Bentrokan Antar Warga di Lamba Leda, Satu Orang Tertembak Senapan Angin

By Redaksi9 Januari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com– Warga Kampung Gongger dan Kampung Kadung di Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) saling bentrok, hari ini, Senin (9/1/2017).

Informasi yang dihimpun Voxntt.com, bentrokan tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita.

Akibatnya, satu orang warga Kampung Kadung mengalami luka serius terkena tembakan senapan angin kaliber 0,8 mm.

Dalam insiden tersebut, korban yang bernama Bonifantura Hebat (17 tahun) mengalami luka tembak di perut sebelah kiri dan lengan sebelah kiri.

Foto:Foto: Bonifantura Hebat tertembak di bagian perut
Foto:Foto: Bonifantura Hebat tertembak di bagian perut

Usai ditembak korban Boni langsung dievakuasi ke Puskesmas Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.

Namun, lantaran peluru masih bersarang di tubuhnya, korban kemudian di bawah ke RSUD dr Ben Mboi Ruteng.

Informasi yang dihimpun pula, bentrokan antara warga Dusun Gongger dengan Dusun Kadung diduga terjadi lantaran memperebutkan sebidang tanah.Warga di dua kampung tersebut saling klaim kepemilikan atas tanah itu.

Kejadian saling bentrok hari ini sebenarnya merupakan aksi balasan dari warga Kampung Kadung.

Pasalnya, pada 6 Januari 2017 lalu warga Kampung Gongger menutup jalan masuk ke Kadung dengan sejumlah batang kayu.

Jalan telford yang ditutup ini merupakan satu-satunya akses transportasi menuju Kadung dari jalur pantai utara Manggarai.

Tak terima dengan aksi ini, warga Kampung Kadung pun membalasnya dengan menyerang ke Kampung Gongger sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi.

Mereka melempari batu ke rumah warga Kampung Gongger. Merasa diserang, warga Gongger pun kemudian mengeluarkan tembakan dengan menggunakan senapan angin hingga melukai korban Boni dari Kampung Kadung.

Saling bentrok pun akhirnya berhenti setelah diamankan pihak aparat gabungan dari Danramil Reo dan Polsek Dampek.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keamanan belum berhasil dikonfirmasi.

Pelaku penembakan pun belum teridentifikasi, sebab masih dalam penyelidikan Polsek Dampek. (Ardy Abba/VoN).

Foto Feature: Polisi saat mengamankan bentrokan warga

Manggarai
Previous ArticleBupati Mella Batal Lantik 169 Pejabat Eselon, Ada Apa?
Next Article Dakwaan Terhadap Paulus Watang Dinilai Penuh Tipu Muslihat

Related Posts

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026
Terkini

Minum Kopi, Agama dan Keadaban Publik

11 September 2026

JPIC OFM Perkuat Pemulihan Penyintas Gempa melalui Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

10 September 2026

Benturan Budaya Generasi Z dalam Birokrasi Feodal

10 September 2026

Gubernur NTT: Gempa Boleh Mengguncang, tapi Jangan sampai Ada Warga yang Tertinggal

9 September 2026

Gubernur NTT Pastikan Penanganan Gempa Palue Berlanjut

9 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.