Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Puluhan Hektar Sawah di Ekoleta Terendam Banjir
HEADLINE

Puluhan Hektar Sawah di Ekoleta Terendam Banjir

By Redaksi9 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Puluhan hektar sawah warga Ekoleta, Desa Wologai, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende terendam banjir setinggi kurang lebih 30 centimeter. (Foto: Ian)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Puluhan hektar sawah di Ekoleta, Desa Wologai, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende terendam banjir. Musibah ini terjadi setelah hujan berturut-turut selama sepekan terakhir.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (9/2) pagi, sejumlah hektar sawah persis di sepanjang pinggir kali disapu rata oleh banjir.

Sementara tamanan padi yang sudah berusia satu bulan di beberapa hektar sawah hingga saat ini masih terendam banjir.

Martinus Kato, korban bencana alam ini merasa dirugikan atas bencana yang menimpa keluarganya. Pasalnya, kurang lebih dua hektar sawah miliknya terendam banjir.

“Ya, saya merasa rugi pak, sawah saya direndam banjir. Tanaman saya juga semua dibawa banjir” ungkap Martinus.

Banjir bandang yang terjadi selama dua hari berturut-turut pekan ini, menurut Martinus mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Oleh karena itu, ia meminta uluran dari Pemerintah untuk membantu keluarganya.

“Sekitar puluhan juta pak. Beberapa sawah warga lain juga terendam banjir”ungkap dia.

Hal serupa dialami, Sabilius Lei, warga Ekoleta Desa Wologai. Dijelaskan dia, sawah yang berada sepanjang tepi kali hanyut terbawa banjir.

Banjir yang datang tiba-tiba dari wilayah hulu membuat lahan sawah mereka terendam banjir.

Menurut dia, kurang lebih 30 sentimeter air merendam puluhan hektar sawah. Tanaman padi yang masih berusia muda tersebut diyakini tidak membuahkan hasil.

“Kami bisa kelaparan di tahun ini. Bagaimana tidak, tanaman padi kami sampai saat ini masih terendam. Terus terang kami tidak bisa berbuat apa-apa”pungkas Sabilius.

Ia mengakui, hingga saat ini belum ada tanggapan dari Pemerintah. Ia mengklaim, sejumlah warga sudah mendata kerugian masing-masing.

“Kami sudah data kerugian kami. Ya, kira-kira puluhan atau ratusan juta. Karena rata-rata semua warga disini mengalami bencana ini.”Katanya.***(Ian/VoN)

Ende
Previous ArticleNelayan Tak Melaut, Harga Ikan di Labuan Bajo Melonjak
Next Article Hadapi Cuaca Buruk, Begini Pesan Uskup Ruteng

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.