Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Bertahun-Tahun, Warga Nagerawe Rindu PLN
HEADLINE

Bertahun-Tahun, Warga Nagerawe Rindu PLN

By Redaksi11 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Nagekeo, VoxNtt.com-Sudah puluhan tahun warga di desa Nagerawe, Kabupaten Nagekeo terpaksa menggunakan lampu pelita untuk penerangan. Pasalnya sampai saat ini warga tersebut belum tersentuh jaringan listrik.

Hal itu disampaikan warga desa Nagerawe, Ardus Key kepada VoxNtt.com, Jumat (10/2/2017)‎.

Ardus mengaku setiap malam terpaksa menghidupkan lampu pelita yang terbuat dari sumbu kepok dan kaleng susu indomilk untuk alat penerangan.

Menurutnya sebagian besar warga di desa tersebut menggunakan lampu pelita. Satu-satu sumber listrik yang dimiliki hanya mensin diesel dan tenaga surya.

“Kami sangat merindukan jaringan PLN untuk kebutuhan sehari-hari dan kami ingin juga desa ini terang sama seperti desa-desa lain,” katanya.

Ardus mengatakan pihaknya pernah menyampaikan hal itu kepada pemerintah desa melalui Musrembangdes tetapi sama sekali tidak respon dari pihak terkait.

“Kami warga Nagerawe mengharap pemerintah Kabupaten Nagekeo maupun pemerintah pusat agar bisa memperhatikan kami di sini,” pintanya.

Hal yang sama disampaikan Matias. Dia juga mengamini bahwa keluhan mereka telah disampaikan pada saat Musrembangdes namun pihak terkait belum merespons usulan tersebut. (Arton/VoN)

 

Nagekeo
Previous ArticleSering Padam Listrik, Warga Ranga Menilai PLN Ende Bertindak Sepihak
Next Article Liburkan Siswa Nonton Demonstrasi, Kadis Pendidikan TTS Dipanggil DPRD

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.