Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kondisi Jalan Benteng Jawa-Wae Naong Memprihatinkan
Regional NTT

Kondisi Jalan Benteng Jawa-Wae Naong Memprihatinkan

By Redaksi20 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wae Naong_voxntt.com
Jalan rusak samping jembatan roboh di jalan Benteng Jawa-Wae Naong (Foto: Ardy Abba/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Kondisi jalan Benteng Jawa-Wae Naong memprihatinkan.

Jalan yang menghubungkan ibu kota Kecamatan Lamba Leda- Manggarai Timur (Matim) menuju Kecamatan Cibal- Manggarai itu hingga kini rusak berat.

Pantauan VoxNtt.com, Senin (20/2/2017), sebagian aspal di ruas ini sudah terkupas. Tengah jalan hanya menyisakan batu telford dan lubang tampak masih menganga.

Kerusakan paling parah terjadi di kampung Lando, Desa Lamba Keli, Kecamatan Lamba Leda. Di titik ini tampak tak ada lagi bekas aspal yang pernah dibangun beberapa tahun lalu itu.

Lebih parah lagi di Kampung Rawang, Desa Tengku Lawar. Di titik ini sekitar satu kilometer belum diaspal. Kondisi telfordnya pun sangat licin dan tentu saja membahayakan bagi keselamatan para pengendara.

“Kondisi jalan rusak ini sudah beberapa tahun belum diperbaiki pak. Di menurun Kampung Rawang ini pengandara harus hati-hati karena takut jatuh. Licin sekali telfordnya pak,” kata Dus kepada VoxNtt.com saat bertemu di Rawang, Senin pagi.

Apalagi sudah dua pekan terakhir, kata dia, para pengendara terpaksa harus melewati jalan desa di tengah Kampung Rawang.

Pasalnya, hujan lebat mengguyur disertai angin kencang yang melanda beberapa pekan terakhir menyebabkan pohong kapuk tumbang di pendakian Kampung Rawang.

Kayu kapuk tumbang tengah jalan Benteng Jawa-Wae Naong (Foto: Ardy Abba/VoN)

Pohon kapuk berukuran besar itu menghalangi badan jalan dan hingga kini belum dibersihkan.

Baca: Pohon Tumbang Lumpuhkan Transportasi Jalur Benteng Jawa-Bawe

“Terpaksa kami melewati jalan batu batu di tengah Kampung Rawang.Jalan ini adalah ruas alternatif karena pohon kapuk tumbang di tengah jalan,” kata Dus.

Selain jalan rusak, lanjut dia, terdapat satu kali yang belum dibangunkan jembatan.

Sedang satu jembatan yang memang pernah dibangun di dekat kali itu sudah ambruk akibat hujan sekitar satu tahun lalu.

“Kalau musim hujan banjir dua kali itu sangat besar. Padahal jalur ini, jalan paling singkat menuju Ruteng dari Benteng Jawa,” tutup Dus. (Ardy Abba/VoN)

Manggarai Manggarai Timur
Previous ArticlePemda Sikka Wajib Lakukan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Next Article NasDem Matim Jaring Bacaleg

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.