Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Soal Kekerasan Seksual Anak Bawah Umur, Kapolres Ngada: Tidak ada kata damai bagi pelaku
Regional NTT

Soal Kekerasan Seksual Anak Bawah Umur, Kapolres Ngada: Tidak ada kata damai bagi pelaku

By Redaksi20 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Ngada
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com-Akhir-akhir ini kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kian meningkat di Kabupaten Ngada dan Nagekeo. Kedua kabupaten itu merupakan wilayah hukum Polres Ngada.

Terkait maraknya kasus tersebut, Kepolisian Resort Ngada menegaskan tidak akan mengizinkan adanya ruang untuk melakukan proses damai bagi pelaku.

Baca: Di Ngada, Kasus Kekerasan Seksual Anak Bawah Umur Meningkat

Penegak hukum, tetap memeroses jika di temukan unsur pidana.

” Saya tidak ada kata ampun bagi pelaku kekerasan seksual anak di bawah umur. Jangan memang ada keluarga yang datang mau bertemu saya untuk membicarakan hal itu,” tegas Kapolres Ngada, Kapolres Ngada AKBP Andy Nurwandy saat ditemui VoxNtt.com di Mapolres Ngada, Senin (20/2/2017).

Menurutnya, kepolisian resort Ngada tidak membuka kompromi dan toleransi apapun terhadap pelaku kasus kejahatan seksual terhadap anak usia di bawah umur.

Pasalnya baru awal tahun, akumulasi perkara pencabulan dengan korban anak usia di bawah umur di wilayah Ngada dan Nagekeo terus meningkat.  (Arton/VoN)

 

Nagekeo Ngada
Previous ArticlePerpustakaan Daerah Ngada Sepi Pengunjung
Next Article Syukuri Gedung Baru, Para Pedagang di Pasar Borong Gelar Upacara adat

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.