Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Colol Salah Satu Desa Rawan Konflik Pilkades
Regional NTT

Colol Salah Satu Desa Rawan Konflik Pilkades

By Redaksi22 Februari 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekertaris BPMPD Matim, Thobias Suman
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com-Salah satu desa yang dinilai rawan konflik dalam pemilihan kepala desa serentak 28 Februari 2017 adalah desa Colol, kecamatan Poco Ranaka Timur, Manggarai Timur.

Penilaian itu disampaikan sekertaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMPD), Thobias Suman kepada VoxNtt.com di Borong, Rabu (22/02/2017).

Ia mengatakan desa Colol dinilai rawan karena  sejumlah calon kepala desa yang mendaftar lebih dari lima orang, sehingga harus dilakukan seleksi administrasi oleh pemerintah.

“Sesuai  aturan calon kades maksimal 5 orang dan minimal 2 orang. Sementara di Desa Colol sebanyak 7 orang termasuk mantan kades” kata Thobias.

Diceritakan Thobias, panitia di tingkat desa sudah melakukan diskusi ke tingkat kabupaten mengenai kelebihan calon tersebut.

Adapun langkah yang ditempuh dengan melakukan seleksi tambahan administrasi sehingga dua calon dinyatakan gugur karena tidak memenuhi syarat.

Salah satu yang gugur adalah mantan Kades Colol, Marsel Subadir. Tohobias menerangkan bahwa Marsel gugur karena ada surat dari Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur dimana yang bersangkutan belum mempertanggungjawabkan Laporan Pertanggungjawaban Keuangan tahun 2016.

Mengantisipasi adanya keributan pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk melakukan pengamanan di desa yang dinilai rawan tersebut. (TN/VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticlePilkada 2018, KPU Matim Usulkan Anggaran Rp 21 Miliar
Next Article Pub di Cepi Watu Diminta Tutup

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Hampir Sebulan Jebol, Crosway Wae Musur Hilir Belum Ditangani Pemkab Manggarai Timur

12 Juni 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.