Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Proyek Dermaga Tidak Tuntas, Warga Papagarang Lapor Mantan Kades
Regional NTT

Proyek Dermaga Tidak Tuntas, Warga Papagarang Lapor Mantan Kades

By Redaksi28 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi dermaga Papagarang (Foto: Satria)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,VoxNtt.com-Sejumlah warga Desa Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar)  mengaku kecewa atas sikap mantan Kepala Desa (Kades) Papagarang, H. Akbar Fasa.

Warga menyebut mantan Kades Akbar tidak tuntas dalam mengerjakan proyek dermaga di Pulau Papagarang yang menghabiskan anggaran Dana Desa sebesar Rp 600 juta lebih pada tahun 2016 lalu.

“Sebagai masyarakat, wajib mempertanyakan pengunaan anggaran proyek dermaga yang belum tuntas itu,” ujar Suharto kepada VoxNtt.com, Selasa (28/2/2017).

Sejumlah warga Papagarang juga mendatangi Kantor Inspektorat Mabar untuk melapor mantan kades tersebut pada Kamis 23 Februari 2017 lalu.

Menurut Suharto, seharusnya anggaran dana desa yang disiapkan itu untuk pembangunan dermaga kayu sampai tuntas.

Namun kenyataannya, proyek dermaga tidak tuntas sampai saat ini dan kondisi dermaga diperkirakan baru 70 %.

“Sampai saat ini juga tidak ada penjelasan dari Mantan Kades Papagarang dan pengelolah dana desa itu mengenai alasan belum tuntasnya pengerjaan dermaga dan dana sisa proyek itu,” jelas Suharto.

Suharto menambahkan kondisi Desa Papagarang sangat memperihatinkan. Untuk anggaran dana desa tahun 2016 lalu itu, ada anggaran untuk perawatan kantor desa.

Namun, dia menyebut isi kantor desa tidak jelas, tidak ada gambar Garuda Indonesia, kursi dan meja.

“Atas dasar tidak adanya pertanggungjawaban yang jelas dari pengelolah dana desa tahun 2016 lalu itu, maka kami masyarakat bersepakat melapor pengelolah dana desa di Kantor Inspektorat untuk di audit,” katanya.

Kepala Desa Papagarang, Basir mengatakan dirinya tidak mengetahui persis anggaran dana desa tahun 2016 itu.Pasalnya saat itu dirinya belum menjadi kepala Desa Papagarang.

“Dermaga yang dibangun pada tahun 2016 lalu di Papagarang memang belum tuntas. Jika dimungkinkan ada sisa anggaran dana desa pada tahun 2017 maka sisa anggaran itu akan dipakai untuk kelanjutan dermaga itu,” kata Basir. (Satria/VoN).

 

Previous ArticleTahun 2017, Sebanyak 12 SD di Mabar Dapat Jatah 13 Ribu Buku
Next Article Ketua DPRD Sikka Minta Koperasi Nelayan Dihidupkan Lagi

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

Luncurkan 100 Tahun SDK Lungar, Siswa SD dan SMP Tampilkan Tarian Sae Tiba Meka

13 Agustus 2026

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.