Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Balkis Soraya Soroti Kejanggalan dalam Kasus Kematian TKI Linda
HEADLINE

Balkis Soraya Soroti Kejanggalan dalam Kasus Kematian TKI Linda

By Redaksi1 Maret 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Balkis Soraya Tanof
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNtt.Com- Kasus Human Trafficking masih menjadi persoalan serius di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Data kepulangan TKI asal NTT yang dikantongi Balai Pelayanan Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang menegaskan sudah 17 orang TKI Asal provinsi ini dipulangkan dalam kondisi tak bernyawa dalam dua bulan terakhir.

Hal tersebut disampaikan Kepala BP3TKI Kupang, Tato Tirang, saat dikonfirmasi  VoxNtt.com terkait kepulangan Jenazah Linda Bunu (36), TKI asal Sumba Barat, Senin (27/02/2017).

BACA: Ada Sosok Misterius Dibalik Pengiriman Jenazah TKI Asal Sumba

Balkis Soraya Tanof yang dimintai tanggapannya oleh media ini terkait kematian yang menimpa TKI asal Sumba ini, mengatakan pihak berwajib bertanggung jawab penuh untuk mengungkap seluruh kejanggalan yang ditemukan dalam kematian almahrum Linda.

“Harus ada kerja sama antara seluruh komponen untuk mengungkap keberadaan dari jaringan mafia perdagangan orang yang kerap terjadi di NTT, baik dari pihak pemerintahan di tingkat Desa, Kabupaten, Propinsi dan nasional agar bencana kematian karena korban perdagangan orang ini segera diatasi dari bumi Flobamora tercinta” ujar Balkis.

BACA: Jenazah TKI Asal Sumba Barat Tertahan 3 Hari di Kargo Bandara Eltari

Menurut dia, saat ini kasus perdagangan orang di NTT sudah lama menjadi isu nasional, karena itu pemerintahan pusat dan wakil rakyat yang berasal dari NTT mesti bersuara keras terhadap pemberantasan mafia perdagangan orang.

Dosen Sosiologi Undana yang aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan ini juga berharap agar dalam kasus kematian Linda, pihak berwajib segera melakukan penelusuran agar segera mungkin dapat mengungkap semua kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan.

Dalam penelusuran VoxNtt.com terdapat kejanggalan dalam kematian Linda. Hal ini terlihat dalam isi surat berlogo Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang Malaysia Barat yang ditandatangani Konsuler, Neni Kurniati.

BACA:Terkait Jenazah Linda, BP3TKI Kupang: Awalnya Kami Tidak Tahu

Surat itu diterima keluarga korban pada Minggu (26/2/217) di Kargo Bandara Eltari Kupang bersamaan dengan pengambilan Jenazah Linda oleh pihak keluarga.

Dalam surat itu diterangkan bahwa Linda meninggal dunia pada tanggal 31 Januari 2017 Pukul. 05.18 AM waktu setempat di Rumah Sakit Seberang Jaya akibat Septic Shock Secondary Multiple Sore.

Sementara di situ mereka mengatakan bahwa informasi tentang kematian Linda diperkuat oleh sijil (daftar, register) kematian dari rumah sakit setempat tertanggal 30 Januari 2017.

Itu artinya, Linda dipastikan meninggal satu hari sebelum peristiwa kematiannya.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Linda Bunu (36) adalah TKI Ilegal asal Watu Bera RT 13, RW 7 kelurahan Kalembu Kuni Kota Waikabubak, Sumba Barat.

Korban meninggal di Rumah Sakit Seberang Jaya Penang, Malaysia Barat pada (31/1/2017) dan dikirim ke Kupang menggunakan Kargo maskapai Garuda Indonesia pada (22/2/2017) atau hampir satu bulan pasca meninggal. Jenazah Linda tiba di Kupang pada (24/2/2017). (Boni Jehadin/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleKejari Ngada Janji Terapkan Hukuman Maksimal Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual
Next Article Diduga Diserang Cacing, Sejumlah Sapi dan Babi di Manggarai Mati

Related Posts

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Camat Welak Rutin Datangi Pasien ODGJ, Mandi Bersama hingga Berbagi Cerita

9 Agustus 2026

HUT ke-25 Demokrat, DPC Mabar Soroti Kiprah SBY dan Aksi Peduli Lingkungan

8 Agustus 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.