Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kapolda Minta Pelaku Pencabulan di Ngada Dihukum Berat
NTT NEWS

Kapolda Minta Pelaku Pencabulan di Ngada Dihukum Berat

By Redaksi1 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolda NTT, Brigjen Polisi Agung Sabar Santoso
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com– Kapolda NTT, Brigjen Pol Agung Sabar Santoso meminta pelaku pencabulan anak di bawah umur di Ngada diberi hukuman berat.

Hal itu ditegaskan Kapolda NTT, Selasa (28/2/2017) saat mendengar laporan dari Kapolres Ngada, AKBP Andy Nurwandy terkait kasus kekerasan seksual anak bawah umur yang sudah dominan di Kabupaten Ngada.

Selain kasus kekerasan anak di bawah umur, lapor Kapolres, di Ngada dan Negekeo juga dominan kasus pencurian akhir-akhir ini.

Menurut Agung, agar memiliki efek jera maka Kapolres Ngada harus memberikan pasal memberatkan bagi para pelaku.

“Kapolres selalu komunikasi dengan kejaksaan dan pengadilan bagi pelaku pencabulan anak di bawah umur tidak boleh ada pasal yang meringankan, harus di berikan hukum yang memberatkan,” tegas Kapolda.

Dengan pasal yang memberatkan, kata Kapolda diharapkan tidak muncul lagi pelaku baru. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleLakukan Diskriminasi, Kades Banain C Diadu ke Camat Bikomi Utara
Next Article Nila Tanzil, Sosok Perempuan Jawa yang Peduli NTT

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.