Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tak Sesuai Petunjuk Teknis, Pengadaan Sapi di Rote Ndao Terendus Korup
HEADLINE

Tak Sesuai Petunjuk Teknis, Pengadaan Sapi di Rote Ndao Terendus Korup

By Redaksi6 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bantuan Pengadaan Peternakan Sapi Paket 3 Direktoral Jenderal Pembangunan Kawasan pedesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (KDPDTT) Tahun 2016 di Rote Ndao
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Rote, VoxNtt.com- Bantuan Pengadaan Peternakan Sapi Paket 3 Direktoral Jenderal Pembangunan Kawasan pedesaan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (KDPDTT) Tahun 2016 di Rote Ndao diduga dikorupsi dalam pengerjaannya.

Pasalnya, pengadaan dan penyaluran bantuan berupa ternak sapi, bibit rumput gajah, konsentrat, obat-obatan, pengerjaan kandang, gudang pakan, serta sistem biogas tidak sesuai petunjuk teknis yang dikeluarkan KDPDTT.

Hal tersebut disampaikan Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Bersama Dalek Esa, Alexander Letik, Sabtu(04/03/2016) di Pantai Baru Rote Ndao.

“Bantuan ini datang sekitar bulan Oktober 2016. Tapi pengerjaan terkesan asal-asalan. Kandang yang seharusnya 10,8 m x 8,4 m dikerjakan cuman 10 m x 8 m saja. Sapi yang datang juga beratnya hanya 260 bahkan ada yang paling kecil 110 kilo saja”, jelas Direktur yang mengepalai 18 kelompok teknak ini.

BUM Desa Bersama Dalek Esa merupakan organisasi yang dibentuk untuk mengelola dan menjalankan Bantuan Peternakan Sapi tersebut dalam bentuk kelompok ternak yang meliputi 2 kecamatan dan 5 desa di Rote Ndao.

Namun demikian, pengadaan sapi yang terkesan asal-asalan ini membuat organisasi ini kurang optimal dalam kerjanya.

“Sejak awal pengerjaan kami memantau dan memperhatikan para tukang yang kerjakan bantuan itu. Dan sempat kami tegur karna tidak sesuai juknis tapi jawaban dari mereka bilang  sudah biasa kerja seperti ini dimana-mana dan lagian orang kampung tidak tau apa-apa. Bahkan pagu dana pun tidak diberitahukan pada kami. Mereka pikir kami tidak pegang juknis”, kisah Letik sambil menunjukan juknis dan Berita Acara Serah Terima Barang (BAST).

Pantauan media VoxNtt.com bersama Direktur BUM Desa Dalek Esa di lokasi penerima bantuan, ditemukan sejumlah kejanggalan diantaranya kandang yang seharusnya 10,8 x 8,4 m dikerjakan hanya 10 x 8 m.

Selain itu sistem biogas tidak berfungsi optimal bahkan membawa masalah bagi masyarakat. Sebab, bangunan biodigester dikerjakan tanpa kolam slurry yang berfungsi sebagai penampung ampas sisa produksi biogas.

Hal ini membuat limbah biogas mengalir menuju perumahan warga dan menghasilkan bau yang tak sedap.

Bantuan pengadaan Peternakan Sapi Paket 3 Tahun 2016 diberikan kepada 3 kabupaten di Indonesia; kabupaten Tuban Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku, dan Kabupaten Rote Ndao Provinsi NTT dengan pagu dana Rp 24.678.646.000.

Pengadaan bantuan sapi ini dikerjakan oleh PT Telangke Gawindo yang beralamat Jl.Bantar Jati No.3 RT.007/02 Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur (Florianus Dede/VoN)

Rote
Previous ArticleBantuan Korban Banjir Bandang Maubesi Terus Bergulir
Next Article Jika Pungutan Tak Ada Dasar Hukum, Kades Waling Lakukan Pungli

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.