Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tembok Penghalang Rana Mese Diminta Bongkar
Regional NTT

Tembok Penghalang Rana Mese Diminta Bongkar

By Redaksi8 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tembok penghalang Danau Rana Mese
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com– Warga pengunjung Danau Rana Mese meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) segera membongkar tembok penghalang Danau Rana Mese di Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese.

Anus Firman, salah seorang pengunjung tempat pariwisata itu saat ditemui VoxNtt.com di kawasan Danau Rana Mese Rabu, (8/3/2017) mengatakan, pihaknya meminta tembok penghalang dibongkar lantaran sangat mengganggu pemandangan.

Apalagi, kondisinya dipenuhi dengan coretan liar dan tentu saja bisa menghilangkan keindahan Danau Rana Mese.

“Kita minta bongkar saja tembok penghalang ini karena hanya mengganggu mata menikmati keindahan Danau Rana Mese. Tembok yang dibangun ini juga tidak ada fungsinya. Sama saja, orang bisa ikut di samping untuk melihat keindahan danau. Lebih parah lagi, tembok ini penuh dengan coretan liar. Lebih baik dibongkar saja,” ujar Anus dengan nada kesal.

Menurut Anus, tembok penghalang ini terkesan mubazir. Sebab, banyak orang menggunakannya sebagai tempat buang air kencing.

Sehingga saat mendekati tembok, bau tak sedap tampak terasa. Jika bau air kencing selalu muncul, maka bisa dipastikan para tamu tak lagi menikmati pemandangan Danau Rana Mese.

Hal senada disampaikan pengunjung lain, Marsel Mun. Ia mengatakan tembok ini lebih baik dibongkar saja. Sebab masih bisa melihat Danau Ranamese mengikuti lorong kecil sisi tembok. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePengawas ‘Kabur’ Ambil Dokumen, Sidang Pansus Taman Kota Ditunda
Next Article Gerabah dan Perempuan Tangguh Suku Lio

Related Posts

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026
Terkini

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Rakerprov KONI NTT Matangkan Persiapan PON 2028

18 Juli 2026

Bersama Senja: Antologi Puisi Cantikan Christiany Dapa

18 Juli 2026

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.