Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kondisi Jembatan Wae Ntuang Poco Ranaka Makin Memprihatinkan
Regional NTT

Kondisi Jembatan Wae Ntuang Poco Ranaka Makin Memprihatinkan

By Redaksi15 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi jembatan Wae Ntuang yang memprihatinkan
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Kondisi jembatan Wae Ntuang, di Desa Pocong, Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) hingga kini memprihatinkan. Setelah rusak dikikis banjir air kali pada tahun 2016 lalu, jembatan tersebut belum tersentuh perbaikan oleh pemerintah.

Pasca kerusakan memang sempat dilakukan kerja bhakti. Hasilnya, jembatan masih bisa dilalui kendaraan, meskipun sangat berbahaya.

“Perbaikan hanya dengan meletakkan kayu dan batu agar bagian jembatan yang jebol terhubung. Sehingga kendaraan bisa lewat,” ujar Robi warga yang ditemui di lokasi, Rabu (15/3/2017).

Dia mengaku heran karena jembatan ini rusak sudah hampir satu tahun dan belum ada kabar tentang perbaikan. Padahal, jembatan ini sangat penting bagi warga empat desa menuju Mano, Borong, dan Ruteng.

Kerusakan pada jembatan ini tergolong parah. Pasalnya, salah satu fundasi dan sayap jembatan sampai ambruk setelah diterjang banjir bandang. Hal ini membuat satu bagian jembatan turun. Kondisi jembatan jadi miring. Sementara fundasi dan sayap di bagian lain masih utuh dan tidak tersentuh kerusakan.

Terpisah, Dami Jumat warga Desa Pocong kepada media ini, Rabu, mengatakan  jalur tersebut merupakan lululintas ekonomi. Sebab jika warga ingin menjual hasil bumi ke Ruteng pasti pasti melewati jembatan tersebut.

Karena itu,  dia berharap perbaikan jembatan ini bisa secepatnya dilakukan. Dengan demikian, aktivitas warga terutama pemilik kendaraan bisa berjalan normal.

“Bahkan sering kali, anak sekolah melewati jembatan rusak ini menuju tempat belajar. Kita harapkan bisa secepatnya diperbaiki,”ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Sekretaris dinas PU Matim, Yoseph Marto belum berhasil dikonfimasi terkait kerusakan jembatan Wae Ntuang. (Nansianus Taris/VoN)

 

Manggarai Timur
Previous ArticleKontras: Negara Tidak Boleh Membiarkan Kasus Pelanggaran HAM
Next Article MK Siap Sidangkan 50 Perkara Sengketa Pilkada 2017

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.