Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX GURU»Kadis Pendidikan Ngada Minta Guru Tidak Lakukan Pungli di Sekolah
VOX GURU

Kadis Pendidikan Ngada Minta Guru Tidak Lakukan Pungli di Sekolah

By Redaksi20 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rakor para guru dan kepala sekolah tingkat PAUD sampai SMP Kabupaten Ngada di aula Gereja Jhon Tom, Senin (20/3/2017).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT– Kepala Dinas Pendidikan Ngada, Vinsensius Milo meminta guru mulai dari PAUD hingga SMP di kabupaten itu agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli) kepada siswa di sekolah.

Para guru hendaknya tidak lagi melakukan pengutan-pungutan yang membebankan orangtua siswa.

Permintaan Milo tersebut disampaikan  saat rapat Koordinasi (Rakor) para guru dan kepala sekolah tingkat PAUD sampai SMP  Kabupaten Ngada di aula Gereja Jhon Tom, Senin (20/3/2017).

“Saya tegaskan agar setiap guru dan kepala sekolah di kabupaten Ngada jangan coba-coba ada modus pungutan liar. Kalau kedapatan maka sanksi tegas akan diberikan. Karena saya bicara ini ada banyak laporan bahwa di Ngada ada sekolah-sekolah yang melakukan pungutan liar,” tegas Milo.

Menurutnya, tugas guru adalah mendidik para siswa menjadi anak yang memiliki budi pekerti. Selain itu mendidik generasi muda agar memiliki moral yang kuat di tengah persaingan sekarang.

“Kalau guru sudah‎ menunjukan sikap yang menyimpang, bagaimana bisa menjadi panutan di sekolah, apalagi yang mencoreng nama baik sekolah dan dirinya sendiri. Saya ingatkan saya jangan dengar ada guru yang pungli. Karena kesejahteraan guru diperhatikan oleh pemerintah,” ujar Milo. (Arkadius Togo/VoN)‎

Ngada
Previous ArticleWarga Aeramo Kecewa Listrik Sering Padam
Next Article Bupati Mabar Keluhkan Sampah di Pinggir Pantai

Related Posts

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Mantan Kabag Ops Polres Nagekeo Diduga Bawa Kabur Anak Usia 5 Tahun

28 Mei 2026

Dua Babinsa Datangi Panitia, Nobar Film “Pesta Babi” di Bajawa Dibatalkan

15 Mei 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.