Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalur Lapen Bea Nggelang-Arus Mubazir
Regional NTT

Jalur Lapen Bea Nggelang-Arus Mubazir

By Redaksi27 Maret 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan lapen dari persimpangan Bea Nggelang, desa Wejan Mawe menuju desa Arus Poco Ranaka Timur mubazir
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Jalan lapen dari persimpangan Bea Nggelang, desa Wejan Mawe menuju desa Arus Poco Ranaka Timur mubazir.

Nadus Dasur, warga Mawe, kepada VoxNtt.com, Sabtu (25/3/2017) mengatakan jalan tersebut menuju desa Arus. Tetapi sekarang sudah tidak digunakan lagi, sebab kendaraan sudah tidak lewat di jalur ini.

“Sudah lima tahun tidak dilalui kendaraan. Panjang jalan yang aspal diperkirakan 800 m,” kata Nadus.

Kata Nadus, ruas tersebut tidak dilalui kendaraan karena jalannya buntu.

“Daerah percuma buang uang mengaspalkan jalan ini. Sekarang jalan tidak digunakan,” ujar Nadus.

Nadus berharap ke depan pemerintah perlu mempertimbangkan prioritas pembangunan lapen jalan. Membangun jalan perlu memperhatikan manfaatnya bagi masyarakat.

Pantauan VoxNtt.com, kondisi jalan cukup memprihatinkan. Di ruas ini tampak rumput liar menjalar bebas ke badan jalan. Di kiri dan kanan rumput terus bertumbuh subur menutupi jalan tersebut.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Matim belum berhasil dikonfirmasi terkait mubazirnya jalan Bea Nggelang-Arus tersebut. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleBantuan KIP di Matim Diduga Banyak Diterima Anak yang Tidak Sekolah
Next Article Juara Human Trafficking di Flores, Ini Kata Kapolres Ende

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.