Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Aparat Keamanan Bentrok dengan Massa Aksi di Pantai Pede
NTT NEWS

Aparat Keamanan Bentrok dengan Massa Aksi di Pantai Pede

By Redaksi29 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNtt.com–Aksi masyarakat peduli Pantai Pede jadi ruang publik berakhir bentrok dengan pihak keamanan di Pantai Pede, Labuan Bajo, Rabu (29/3/2017).

Disaksikan media ini, masa aksi tiba di Pantai Pede pukul 13.00 Wita langsung membongkar pagar keliling Pantai Pede yang dipagari oleh PT.SIM. 

Usai membongkar dinding oleh masa aksi, tampak aparat Polres Mabar dan oknum intelejen TNI menyerbu masa aksi yang berada di seputar pick Komando. 

Tim Buser Polres Mabar langsung menangkap salah satu masa aksi kemudian diamankan dalam mobil polisi untuk dibawa ke Polres Mabar. 

Kabag Ops Polres Mabar, AKP Efferd RL kepada wartawan membantah bahwa kericuhan itu sengaja dibuat oleh pihak keamanan. Menurutnya,pihak keamanan hanya sekedar mengamankan agar tidak terjadi kericuhan.

“Tidak, keamanan hanya mengamankan aksi saja. Itu tugas kami,” ujarnya.

Sementara itu, kordinator Lapangan aksi, Rafael Todowela mengecam tindakan penyerbuan dan penangkapan masa aksi oleh oknum TNI dan Polres Mabar saat masa aksi melakukan orasi di depan gerbang Pantai Pede.

Menurutnya, seharusnya pihak keamanan harus menjaga keamanan jalannya aksi bukan melakukan pemukulan terhadap masa aksi.

Seorang masa aksi yang ditangkap oleh Polres Mabar akhirnya dikembalikan oleh pihak keamanan pasca masa aksi mendesak aparat kemananan membebaskan masa aksi.

Menurut informasi yang dihimpun media ini, Pihak PT.SIM melaporkan masa aksi di Polres Mabar atas pengerusakan pagar dinding milik PT.SIM di Pantai Pede. (Gerasimos Satria/VoN).

Video berikut adalah detik-detik saat Polres Mabar menangkap salah satu masa aksi.

http://fuq.zqc.mybluehost.me/file/2017/03/wp-1490780193021.mp4

Previous ArticlePastor Martin Jenarut Sebut Pembangunan Embung Wae Kebong Sebagai Tindakan Korupsi
Next Article Breaking News: Penumpang Wings Air Rute Labuan-Kupang Mengamuk di Ende

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.