Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ketua PMKRI dan GMKI Siap Pimpin Massa ke BPK NTT
Regional NTT

Ketua PMKRI dan GMKI Siap Pimpin Massa ke BPK NTT

By Redaksi30 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua PMKRI dan GMKI cabang Kupang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Ketua PMKRI Cabang Kupang, Kristoforus Mbora dan Ketua GMKI Cabang Kupang, Kristo Kolimo menanggapi serius pernyataan Kepala Bidang Peralatan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTT, Stef Surat terkait pernyataannya soal Ekschavator yang dibiarkan di Lokasi milik Ferdi Kanalo (FK) di Boneana, Desa Oematnunu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Sebelumnya kepada VoxNtt.com melalui telepon selulernya, Stef menjelaskan jika seluruh Aset di Dinas PU NTT sudah diaudit oleh BPK NTT dan tidak ada penyelewengan.

“Kontraknya sudah diperiksa BPK dan tidak ada penyimpangan, kalaupun ada pasti ketahuankan, tapi itukan sudah diperiksa oleh BPK, berkaitan dengan aset-aset itu” Kata Stef.

Menanggapi hal ini, Kolimo menyampaikan akan mengonfirmasi ke BPK terkait hasil pemeriksaan itu.

“Kita akan konfirmasi ke BPK, kita minta agar BPK transparansi terkait hasil pemeriksaannya itu untuk dipublikasikan kepada Publik” tegasnya.

Sementara Mbora menegaskan bahwa dirinya siap memimpin masa untuk melakukan Demonstrasi ke BPK, karena menurutnya pernyataan Stef sedang menunjukan ada indikasi konspirasi antara Dinas PU dengan BPK.

“Nanti kita liat, jika ternyata ada konspirasi antara BPK dan PU maka saya kita akan demo ke BPK agar BPK transparan. Ini kan sudah bertahun-tahun alat itu dibiarkan seperti itu, sangat janggal kalau misalnya tidak ada temuan penyelewengan dalam pemeriksaan BPK” ujarnya.

Selain meminta konfirmasi BPK, Kolimo juga menegaskan akan meminta Gubernur bersikap tegas terhadap Kadis PU Andre Koreh.

“Ya kita minta Gubernur agar bersikap secara tegas, meminta pertanggung jawaban Andre Kore, jangan karena ada kedekatan politik lalu diam. Gubernur harus rasional melihat masalah ini” tegasnya.

Sebelumnya, Kordinator Umum (Kordum)  Jhon Alfred Mesak kepada media ini menyampaikan Cipayung yakni PMKRI, GMKI dan GMNI Cabang Kupang akan melakukan aksi hari ini ke Dinas PU dan Kejati NTT.

Namun GMNI meminta untuk tidak bergabung karena ada urusan secara mendadak internal Cabang yang tak bisa ditinggalkan. (Boni Jehadin/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleBreaking News: Mahasiswi Tewas Gantung Diri di Tenda Ruteng
Next Article Pemkab Mabar Ajak Masyarakat Peduli Pede dan DPRD Demo di Kantor Gubernur NTT

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.