Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»DPRD Ende : Tour de Flores Belum Membawa Dampak Jangka Pendek
HEADLINE

DPRD Ende : Tour de Flores Belum Membawa Dampak Jangka Pendek

By Redaksi3 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tour de Flores jilid 1 (Foto: The Jakarta Post)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Anggota DPRD Ende merespon event balap sepeda bertaraf internasional yang akan digelar kali kedua di Flores, NTT. Pasalnya, Tour de Flores atau TdF belum membawa dampak bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ende.

Emanuel Sala, anggota DPRD Ende menilai anggaran besar yang dikucurkan oleh masing-masing daerah belum membawa dampak secara signifikan pada pariwisata dalam jangka pendek.

Hal ini disampaikan berdasarkan hasil evaluasi DPRD selama setahun sebelumnya.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, usaha promosi pariwisata dalam jangka pendek ini masih bertaraf normal oleh pelaku pariwisata swasta. Sementara hasil dari TdF belum membawa pengaruh bagi kesejahtreaan masyarakat.

“Kalau kita telusuri belum ada dampak selama setahun ini. Masih datar-datar saja. Masyarakat belum merasakan hasil balap sepeda tahun kemarin,”ungkap Emanuel pada sela-sela sidang paripurna pembahasan tata tertib di gedung DPRD Ende jalan Eltari, Senin (3/4).

Dengan demikian, jelas dia, pihaknya masih melakukan kajian laporan pertanggungjawaban kepala daerah untuk mempertimbangkan anggaran TdF pada tahun ini.

“Ya, tapi kita kasih kurang (anggaran, red) dari tahun 2016. Kalau kita evaluasi tidak ada dampak,”katanya.

“Kita akan lakukan efisiensi anggaran dari beberapa item belanja. Seperti di pulau lain itu, anggaran kecil tapi bisa laksanakan. Intinya, kita akan lakukan efisiensi karena kita masih menunggu ajuan pemerintah,”ujar Emanuel.

Sebelumnya, Pusam Indonesia mengusulkan agar pemerintah tidak mengalokasikan anggaran untuk lomba balap sepeda di Flores. Sebab, tidak membawa dampak bagi kesejatreaan masyarakat.

Sekretaris Pusam, Oscar Vigator mengatakan, anggaran daerah dipergunakan untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat di daerah. Tidak diperuntukan ivent perlombahan balap sepeda.

Ivent berskala Internasional tersebut, kata dia, merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

“Tidak, tidak, perlombahan itu tidak bisa menggunakan anggaran daerah. Uang daerah itu untuk masyarakat bukan untuk perlombahan sepeda,”tegas Oscar baru-baru ini.***(Ian Bala/VoN).

Ende
Previous ArticleSoal UN Untuk SMAN I Komodo Kurang
Next Article Sebanyak 148 Paket Proyek di Matim Siap Dilelangkan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.