Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Netizen Dukung Sikap Mahasiswa Sikka Tolak TdF 2017
HEADLINE

Netizen Dukung Sikap Mahasiswa Sikka Tolak TdF 2017

By Redaksi7 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Polisi menghadang massa aksi mahasiswa di Sikka saat berlangsungnya Etape 1 TdF 2016 lalu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Sejumlah netizen mendukung sikap pimpinan organisasi mahasiswa di Sikka yang menolak rencana Pemda Sikka mengalokasikan uang senilai Rp 1,1 miliar untuk panitia Tour de Flores 2017.

Ini terungkap dari komentar-komentar sejumlah akun facebook terhadap berita yang diposting di group Forum Peduli Rakyat Sikka pada Kamis (6/4/2017).

Akun bernama Agustinus Manua Bataona menyatakan bersepakat menolak TdF 2017.

” Harusnya evet organizer yang menang tender di Jakarta itulah yang bertanggung jawab,” tulisnya.

Oleh karenanya, event organizer disarankan untuk tidak menggunakan dana APBD II sebagai arahan Gubernur NTT melainkan mencari dana dari sumber lain.

“Sejahterakan dulu rakyatnya. Carilah dana dari sponsor yang penting transparan. Jangan dari APBD boss,” ungkap akun Robeth Redah.

Netizen lainnya sependapat bahwa pembiayaan terhadap TdF merupakan bentuk pemborosan.

“Tidak peduli sekali dengan rakyat yang tercekik lehernya karena harga sembako melambung tinggi,” tulis akun Herman Senga.

Demikian juga akun Alim Moff mengeluhkan adanya banyak jalan yang rusak namun tidak diperbaiki.

Akun Ito Weter menuntut agar Pemda Sikka membuat prioritas.

“Kerjakan hal-hal yang urgent dulu yang lebih menyentuh kesejahterkan rakyat banyak,” tulis Ito.

Ada pula yang menawarkan dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Akun Thomas Watun misalnya mengusulkan agar dibuat kajian terkait dampak TdF sebelumnya.

Menurutnya, apabila ada hal positif maka sebaiknya didukung. Meskipun demikian, ada juga yang tak sependapat dengan sikap mahasiswa tersebut.

Akun Yoeanitha Itha menilai biaya yang akan dialokasikan merupakan bagian dari upaya untuk menjadikan Sikka maju.

“Kalau kita mau maju harus ada biayanya,” tulisnya. (Are De Peskim/VoN).

Sikka
Previous ArticleDi Sikka, Angka Kehamilan di Bawah Usia Tinggi
Next Article Nikmati Sensasi Keindahan di Puncak Vila Alam Flores

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.