Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Di Tengah Rasionalisasi Anggaran, Dinkes Matim Malah Berfoya-Foya di Hotel Berbintang
KESEHATAN

Di Tengah Rasionalisasi Anggaran, Dinkes Matim Malah Berfoya-Foya di Hotel Berbintang

By Redaksi9 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Spanduk kegiatan Rakerda Dinkes Matim di Hotel Bintang Flores Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Di tengah rasionalisasi anggaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Manggarai Timur malah berfoya-foya di hotel berbintang.

Tak tanggung-tanggung, dinas tersebut menghabiskan 299 juta dari APBD II untuk membayar mahar dua hotel berkelas di Labuan Bajo, yakni Bintang Flores dan Luwansa.

Tentu masuk akal ketika gaya hidup glamour seperti ini harus dibayar dengan harga selangit. Tak peduli itu uang rakyat, yang penting para pelayan kesehatan itu tersenyum bahagia.

Gaya mewah Dinkes tersebut mendapat kecaman keras dari Anggota DPRD Matim, Mensi Anam.

“Sangat menyedihkan. Di tengah semua SKPD mengalami rasionalisasi anggaran pada tahun 2017 untuk membangun RSUD, pada saat yg bersamaan mereka sebagai SKPD terkait malah melakukan pemborosan anggaran,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/4/2017).

Politisi Hanura ini mengaku banyak masyarakat yang kecewa dengan keputusan tersebut. Kekecewaan masyarakat, kata Anam, lebih karena adanya pemborosan anggaran dalam kegiatan itu.

“Saya banyak ditelepon oleh media, pastor dan masyarakat, tanya; kok Dinkes buat kegiatan di luar Matim dan menggunakan hotel berbintang,” pungkasnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak perlu diselenggarakan di hotel mewah, cukup saja memanfaatkan fasilitas yang ada di Matim. Yang penting, kata Anam, hasilnya optimal.

“Mestinya Dinkes menggunakan fasilitas yang ada di sini, yang penting hasilnya  optimal,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinkes Matim, dr. Surip Titin mengaku pihaknya memiliki beban kerja yang besar sehingga Rakerkesda ini sekaligus menjadi wahana melepas kepenatan.

“Kita butuh refresing juga, dengan beban kerja Dinkes yang sangat banyak,” ujarnya.

Adapun agenda yang dibahas dalam Rakerkesda kali ini yakni Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan imunisasi.

Setelah kegiatan ini, ia berharap puskesmas dapat membuat perencanaan yang matang dalam melaksanakan program KIA dan imunisasi.

Sementara, Ketua Panitia Rakerkesda, Fery Jehama menjelaskan ada 100 peserta yang terlibat dalam kegiatan ini. Peserta tersebut menginap di Hotel Bintang Flores dan Luwansa.
(Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleGelar Rakerkesda di Hotel Mewah, Dinkes Matim Dikritik Masyarakat
Next Article Almuzamil, Bocah Yang Ulang Tahun Sehari Sebelum Tenggelam Di Muara Warukasu Ende

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.