Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Mobil Ketua Yayasan Dilempar, SMK Matilda Nagekeo Ditutup
NTT NEWS

Mobil Ketua Yayasan Dilempar, SMK Matilda Nagekeo Ditutup

By Redaksi11 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Yayasan SMK Santa Matilda Nagekeo, dr. Fransiskus Xaverius Lameng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox  NTT- Ketua Yayasan SMK Santa Matilda Nagekeo, dr. Fransiskus Xaverius Lameng tampaknya sudah membulatkan pilihan untuk menutupkan sekolah itu.

Hal itu ditandai dengan telah dikirimkannya surat pemberitahuan pentupan aktivitas belajar mengajar SMK Santa Matilda ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT oleh Fransiskus.

Fransiskus kepada VoxNtt.com melalui pesan singkatnya, Senin (10/4/2017), mengatakan aksi anarkis yang merusakan mobilnya, bangunan, serta bengkel sekolah oleh para siswa menjadi pemicu ia memutuskan untuk menutup sekolah tersebut.

Ia mengeluarkan surat pembubaran SMK Santa Mathilda Nagekeo dengan tembusan kepada Kepala Dinas Pendidikan Nagekeo dan UPT 8 di Ende.

“Silahkan orangtua siswa bertanya kepada putra dan putrinya, siapa yang suruh mereka berbuat begitu (anarkis),” tegas Fransiskus.

Ketika ditanya terkait nasib siswa sebanyak tiga ratusan itu, pihaknya mengatakan mereka dipindahkan ke sekolah lain atau ke SMK Santa Matilda Maumere dan di Ruteng. Sedangkan bagi siswa kelas 3 yang sudah mengikuti UN dititipkan ke SMKN 1 Aesesa.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, Kapolsek Aesesa, Kompol Jamaluddin mengatakan mobil milik Yayasan Abraham Maumere hancur setelah diserbu puluhan siswa SMK Santa Matilda Nagekeo pada Jumat, 6 April 2017 lalu sekitar pukul 11.00 Wita.

Baca: Polisi Tetapkan Dua Siswa SMK Matilda Nagekeo Sebagai Tersangka

Dalam kejadian itu, tak hanya mobil milik Yayasan Abraham Maumere yang menjadi korban. Namun kaca sekolah, bengkel sekolah, serta mobil milik polisi juga ikut rusak.

Menurut Jamaluddin, kejadian itu bermula ketika Yayasan Abraham Maumere sedang melaksanakan acara serah terima kepala sekolah di aula kantor SMK Santa Matilda. Maria Pano diangkat menjadi kepala sekolah baru menggantikan Yustinus Karson Jogo.

Saat acara berlangsung, tiba-tiba puluhan siswa mengamuk dan melempar kaca sekolah dan melakukan pengrusakan bengkel di SMK Santa Matilda.

Para pegawai di sekolah itu juga jadi korban amukan sejumlah siswa tersebut.

“Kasus ini kita terus kembangkan, karena tidak mungkin (pelaku) hanya dua orang,” kata Jamaluddin.

Ia mengatakan, polisi juga tengah memeriksa saksi-saksi lain. Pengembangan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mencari aktor dalam kasus pengrusakan mobil Pajero Sport tersebut. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleBlangko e-KTP Belum Ada, Warga Matim Menilai Disdukcapil Masa Bodoh
Next Article Kepsek SMK Matilda Nagekeo Diduga Gelapkan Dana Bos

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.