Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemkab Matim Akan Bangun Tanggul di Muara Kali Wae Bobo
Regional NTT

Pemkab Matim Akan Bangun Tanggul di Muara Kali Wae Bobo

By Redaksi11 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Plt. BPPD Matim, Anton Dergong
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) akan  membangun tanggul penahan di sekitar muara kali Wae Bobo, Kecamatan Borong yang jebol.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Matim, Antonius Dergong saat dikonfirmasi VoxNtt.com melalui pesan WhatsAp, Selasa (11/4/2017) mengatakan, tanggul yang di di kampung Nggeok, kelurahan Rana Loba sudah lama jebol. Namun karena kekurangan dana sehingga belum bisa diperbaiki oleh pemerintah.

Dia membenarkan keluhan warga terkait belum perbaiknya tanggul tersebut. Sebab, lantaran tanggul jebol air meluap ke kampung Ngeok.

“Pemerintah  akan memperhatikan masyarakat di bantaran kali Wae Bobo terlebih di kampung Nggeok itu. Di kampung tersebut ada fasilitas tambat perahu, rumah warga, jembatan yang harus dijaga jangan sampai air mengikis bagian dasar jembatan yang menyebabkan kerusakan,” jelas Dergon.

Baca Juga: Warga Nggeok Desak Pemkab Matim Perbaiki Tanggul di Muara Kali Wae Bobo

Ia menghiimbau kepada seluruh masyarakat di pinggir kali Wae Bobo agar menjaga keselestarian alam.

“Itu dengan menanam banyak pohon supaya air tidak mengikis tanah di bagian pinggir yang menyebabkan abrasi, hal itu juga demi keselamatan dan kenyamanan warga sendiri dari ancaman banjir,” kata Dergong. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleWarga Nggeok Desak Pemkab Matim Perbaiki Tanggul di Muara Kali Wae Bobo
Next Article Video: Novel Baswedan Adalah Kita

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.