Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Arus Listrik Turun Naik, Umat Tak Nyaman Ikut Perayaan Kamis Putih
Regional NTT

Arus Listrik Turun Naik, Umat Tak Nyaman Ikut Perayaan Kamis Putih

By Redaksi13 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Illustrasi (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT– Arus lisrik yang tidak stabil atau turun-naik dari PLN ranting Mbay membuat umat di Paroki Stela Maris Danga dan Paroki Persiapan Yohanes Weweloe, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo merasa tidak nyaman saat merayakan misa Kamis Putih, Kamis (14/04/2017).

“Listrik kadang-kadang terang dan kadang-kadang suram, membuat kita konsentrasinya tidak nyaman merayakan ibadah itu” kata Arman, Warga Danga saat ditemui Voxntt.com di Paroki Stela Maris Danga.

Menurut dia, pihak PLN seharusnya memprioritaskan stabilitas arus listrik di setiap Gereja selama pekan suci sehingga perayaan ini bisa dihayati oleh umat yang hadir.

Hal senada juga dikeluhkan Fanus, warga kelurahan Towak, paroki Yohanes Weweloe.

“Masa sedang merayakan misa listrik kadang-kadang terang dan kadang-kadang suram. Ini membuat umat sama sekali tidak berkonsetrasi dalam ibadah,” ucap Fanus.

Walaupun kenadala arus listrik yang turun-naik, namun secara keseluruhan perayaan Kamis Putih di dua paroki tersebut berjalan aman dan lancar.

Gereja dipenuhi umat yang hadir. Sementara di luar Gereja, pihak keamanan dari Kepolisian Sektor Polsek Aesesa, dan TNI turut mengamankan perayaan misa. (Arkadius Togo/VoN).

Nagekeo
Previous ArticleSatgas Pamtas Yonif 742 Gagalkan Penyelundupan Mobil ke Timor Leste
Next Article Belajar dari Yesus, Paus Fransiskus dan Kardinal Tagle

Related Posts

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.