Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jalan Taga-Bahong Berlumpur, BPBD Manggarai Belum Bersikap
Regional NTT

Jalan Taga-Bahong Berlumpur, BPBD Manggarai Belum Bersikap

By Redaksi19 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Akibat longsor, jalan Taga-Bahong kecamatan Ruteng, Manggarai tepatnya di mulut Jembatan Cunca Durang berlumpur
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai belum kunjung membersihkan lumpur yang menumpuk di badan Jalan Taga-Bahong.

Padahal, hal ini sudah diketahui oleh pimpinan instansi tersebut dan berjanji akan diselesaikan.

Pantauan wartawan di lokasi, lumpur itu terserak ke mana-mana. Keadaan ini diperparah oleh hujan yang terus mengguyur wilayah ini. Sebab itu, titik ini hampir sulit dilewati.

Terkait ini, Kepala BPBD Manggarai, Libert Habut mengaku telah berkordinasi dengan instansi terkait. Sebab itu, ia meminta masyarakat bersabar.

“Kami telah koordinasi dengan Kadis PU karena dinas ini yang memiliki alat berat untuk gusur, mohon bersabar terima kasih atas pemahaman kita bersama,” katanya melalui pesan singkat, Selasa (18/4/2017).

Sebelumnya diberitakan, akibat longsor, jalan Taga-Bahong tepatnya di mulut Jembatan Cunca Durang berlumpur. Lumpur tersebut menutup badan jalan sepanjang 10 meter dengan kedalaman rata-rata 8 sentimeter.

Baca: Akibat Longsor, Jalan Taga-Bahong Berlumpur

Sebab itu, setiap kendaraan yang mengakses jalur ini pasti mengalami kesulitan di titik ini.

Johan, warga Taga yang ditemui di lokasi mengaku lumpur tersebut merupakan material longsor pada bulan Desember 2016 lalu.

Saat itu, katanya, Wilayah Barat Kota Ruteng ini diterpa hujan deras sehingga tebing di dekat jembatan tersebut ambruk dan materialnya menutupi badan jalan.

“Waktu itu hujan hampir tidak berhenti, siang malam itu. Makanya tebing ini longsor ke jalan,” katanya kepada wartawan, Minggu (9/4/2017) lalu.

Namun, ia heran kondisi ini belum mendapatkan perhatian dari instansi terkait. Buktinya, kata Johan, sampai sekarang jalan ini masih berlumpur.

“Ini sudah hampir 4 bulan, tapi belum ada tanda-tanda pemerintah akan hadir. Padahal jalan ini sangat penting sebagai cadangan kalau jalan negara, biasanya di Wae Garit itu bermasalah,” pungkasnya.

Sebab itu, ia berharap agar ke depan Pemkab lebih cepat mengatasi hal seperti ini agar akses Taga-Bahong tidak terhambat.

“Ke depannya pemerintah lebih cepat agar jalur ini tidak (berlumpur) seperti ini lagi,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala BPBD Manggarai, Libert Habut berjanji akan berkordinasi dengan instansi terkait agar masalah ini segera diselesaikan.

“Kami akan kordinasi dengan Dinas PU minta alat; besok baru ditindaklanjuti,” katanya melalui pesan singkat, Minggu (9/4/2017) lalu. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleKeberadaan Teras BRI di Pasar Ruteng Dipersoalkan Pedagang
Next Article Sekdes Bangka Lao Malas Masuk Kantor, Ini Tanggapan DPRD Manggarai

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026
Terkini

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.