Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Keberadaan Teras BRI di Pasar Ruteng Dipersoalkan Pedagang
Regional NTT

Keberadaan Teras BRI di Pasar Ruteng Dipersoalkan Pedagang

By Redaksi19 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Teras BRI di pasar Ruteng yang dahulunya Pos Satpam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sejumlah pedagang mulai mempersoalkan keberadaan teras BRI di Pasar Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Menurut mereka teras BRI tersebut tidak pada tempatnya karena menggunakan Pos Satpam Pasar.

Padahal Pos Satpam itu sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan pasar terutama dari kemungkinan aksi pencurian di malam hari.

“Ini dulu Pos Satpam. Tapi kenapa sekarang disulap jadi Kantor BRI?,” tanya seorang pedagang yang tak mau disebutkan namanya kepada wartawan, Senin (17/4/2017).

Ia tak tahu alasan Pemkab memberikan kantor tersebut kepada BRI. Tapi yang jelas pemberian itu tak gratis.

Menurut informasi yang diketahuinya, biaya kontrak bekas Pos Satpam tersebut cukup mahal dan dikontrak dalam jangka waktu yang lama.

“Saya dengar mereka kontrak itu sampai 2022,” terangnya.

Namun, apapun motif di balik alih fungsi Pos Satpam tersebut, menurutnya, BRI pasti diuntungkan.

Pasalnya, bank itu beruntung karena bisa berada di dalam poros peredaran uang di Pasar Ruteng.

Kata sumber itu, keberadaan teras BRI tersebut secara tak langsung membuat tempat parkir di pelataran stan beras di pasar itu semakin sesak.

Hal ini disebabkan adanya parkir kendaraan karyawan dan nasabah yang melakukan transaksi di kantor ini.

“Biasanya kan kalau di atas (Kantor BRI Cabang) antri, nasabah larinya ke sini. Jadi, tempat ini tambah sesak,” pungkasnya.

Sebab itu, ia meminta Pemkab untuk menutup aktivitas perbankan di kantor itu dan mengembalikan fungsinya semula sebagai Pos Satpam.

Sementara hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab belum berhasil dikonfirmasi. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

Manggarai
Previous ArticleHak Angket dan Interpelasi Menanti Bupati Mella
Next Article Jalan Taga-Bahong Berlumpur, BPBD Manggarai Belum Bersikap

Related Posts

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026
Terkini

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026

Suami Korban Dugaan KDRT di Nagekeo Pilih Berdamai dengan Istri setelah Diancam Video

29 Juni 2026

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.