Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Diduga Sakit Jantung, Gabriel Sabang Meninggal di Hutan Tiong Tonda Manggarai
HEADLINE

Diduga Sakit Jantung, Gabriel Sabang Meninggal di Hutan Tiong Tonda Manggarai

By Redaksi24 April 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penemuan jazad Gabriel Sabang, Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal di Hutan Tiong Tonda di Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (25/7/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Diduga sakit jantung, Gabriel Sabang, Pegawai Negeri Sipil (PNS) meninggal di Hutan Tiong Tonda di Kelurahan Golo Dukal, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, sekitar pukul 08.00 Wita, Senin (25/7/2017).

“Diduga korban meninggal kerena serangan jantung dengan ada keluar busa dari mulut korban karena tidak ada tanda-tanda kekerasan di sekitar tubuh korban,” kata Kabag Humas Polres Manggarai, Daniel Djihu melalui pesan WhatsApp, Senin (25/4/2017).

Ia menjelaskan korban bersama rekannya Aleks Amput pergi ke hutan itu hendak mencari kayu kering. Setibanya di lokasi, kata Djihu, korban bersama Amput duduk dan merokok.

Sekitar 10 menit lamanya ia merokok, lanjut Djihu, korban mengajak Amput mencari kayu di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tak berapa lama kemudian, korban tiba-tiba jatuh.

“Seketika itu saksi membantu membalikkan badan korban, dari mulut keluar busa. krn kejadian itu saksi langsung mengontak babin dan agar menyampaikan kejadian ini ke pihak kluarga,” imbuhnya.

(Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleJika Tuntutan Tak Dijalankan, Formasmur Ancam Demo Pemkab Matim
Next Article Terkait Dana Bos, Mantan Kepsek SMK Mathilda Nagekeo Diperiksa Polisi

Related Posts

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026

Sheline Lana Tanggung Biaya Sekolah Anak di Wae Ri’i yang Orangtuanya Meninggal Akibat Gempa

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.