Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Hari Buruh Sedunia, PMKRI Ende Aksi Tuntut Hak Buruh
NTT NEWS

Hari Buruh Sedunia, PMKRI Ende Aksi Tuntut Hak Buruh

By Redaksi1 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aktivis mahasiswa dari PMKRI Cabang Ende melakukan memprotes kebijakan penguasa yang tidak sesuai peraturan ketenagakerjaan (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day yang jatuh pada Senin (1/5/2017), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende gelar unjuk rasa keliling kota Ende.

Aksi mahasiswa ini mendesak pemerintah dan kaum kapitalis untuk menegakkan undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Mereka menilai kesejahteraan para buruh tidak diperhatikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pemerintah wajib melindungi buruh dan kami mendesak kepada kaum kapitalisme untuk tidak menindas kaum buruh,”ungkap Firmus Rigo salah seorang orator.

Ia menduga terjadi kongkalikong antara pemerintah dan kaum kapitalis yang hingganya tidak menegakkan peraturan tenaga kerja.

Untuk itu, ia meminta kepada pemerintah agar konsisten menjamin kesejahteraan para buruh.

Sementara itu, Presidium Gerakan Kemasyarakatan Angan Riwu menegaskan agar kaum penguasa tidak mendiskriminasi para buruh.

Pemerintah diharapkan mengawal kebijakan kaum kapitalis atau penguasa terkait upah yang diberikan kepada buruh.

Baca Juga: Video: Demo Tuntut Upah Buruh di Ruteng Berujung Ricuh

“PMKRI minta supaya upah tetap sesuai standar UMP provinsi NTT,”tegas Riwu dalam orasi.

Aksi damai mahasiswa ini dihiasi berbagai poster yang berisi protes terhadap kebijakan yang tidak sesuai perintah undang-undang.

Empat poster masing-masing tertulis berbeda. Satu diantaranya menuntut untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap para buruh.

Pihak Kepolisian Resort Ende terus mengawal selama perjalanan aksi. Mulai dari Margasiswa, Wolowona, Jalan Kelimutu hingga pertokohan. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleUlik Politik Pilkada Manggarai Timur
Next Article Mobil Damkar Dinilai Tak Siaga, Ini Tanggapan Kadis Pemadam Kebakaran Manggarai

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.