Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»BK Belum Usut Dugaan Gratifikasi Proyek Pokir Oknum DPRD Sikka
HEADLINE

BK Belum Usut Dugaan Gratifikasi Proyek Pokir Oknum DPRD Sikka

By Redaksi6 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Badan Kehormatan DPRD Sikka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Badan Kehormatan (BK) DPRD Sikka belum bisa mengusut dugaan anggota DPRD yang terlibat gratifikasi proyek Pokir.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Kehormatan DPRD Sikka, Mayestati menanggapi tuntutan  PMKRI Maumere dalam aksi yang digelar sehari sebelumnya di DPRD Sikka.

“Sampai saat ini belum ada pihak yang merasa dirugikan yang mengadu ke Badan Kehormatan,” unkapnya kepada VoxNtt.Com pada Jumad (5/5/2017).

Menurutnya, prosedur di lembaga yang dipimpinnya mewajibkan siapa saja yang merasa dirugikan oleh tindakan anggota DPRD untuk melaporkan ke BK baik secara lisan maupun tertulis.

Mayestati mengatakan dua nama yang telah disebutkan di media atau pun bukti kuitansi transfer yang disebutkan PMKRI tidak ada padanya.

“Nama-nama semua pake kode (inisial- red), lalu kuitansi transfer dari siapa ke siapa saya juga tidak tahu,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengatakan Paul Papu Belang sebagai biang kerok menolak menyampaikan nama. Sayangnya, menurut Mayestati, Paul Papu yang dimintai memberikan penjelasan di DPRD mengatakan tidak akan menyebutkan nama-nama sekalipun ia ditembak.

Meskipun demikian, belum diketahui apakah DPRD Sikka akan mengambil langkah hukum terhadap Gabungan Pelaksana Jasa Konstruksi (Gapensi) Sikka karena telah mencemarkan nama baik DPRD Sikka.

“Kami sudah minta Gapensi untuk menjelaskan dan mereka bilang mereka akan lakukan dengan cara mereka sendiri,” ujarnya. (Are De Peskim/VoN).

Sikka
Previous ArticleKehilangan Neptunus {Sajak-Sajak Ratna Jawa}
Next Article Perempuan Hujan (Antologi Puisi Febhy Irene)

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.