Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kondisi Perpustakaan Daerah Ngada Memprihatin‎kan
Regional NTT

Kondisi Perpustakaan Daerah Ngada Memprihatin‎kan

By Redaksi19 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ngada, Maria Florida Naru
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Kondisi Perpusatakaan Daerah Ngada hingga kini memprihatinkan.

Pasalnya, buku-buku yang tersedia kurang memenuhi keperluan pembaca. Apalagi banyak buku-buku yang sudah  robek

Salah satu pengunjung, Arman yang temui VoxNtt.com, Kamis (18/5/2017), mengaku jenuh melihat kondisi perpustakaan milik Pemda Ngada.

Ia mengaku kondisi perpustakaan yang ada kurang memenuhi keperluan untuk mendapatkan buku yang berkualitas dan ia perlukan.

“Perpustakaan seakan dikelola seadanya dan buku-buku yang mahasiswa perlukan minim sekali,” kata Arman yang adalah salah satu mahasiswa di Ngada itu.

Melihat kondisi tersebut, ia berpendapat bahwa perlu adanya penambahan buku-buku sesuai jenjang pendidikan yang ada di Kabupaten Ngada. Serta, bangunan harus memiliki fasilitas yang bagus dan memiliki jaringan internet.‎

Dikatakan kondisi ruangan yang terlalu kecil membuat tidak nyaman untuk datang ke tempat tersebut. Tambahnya lagi banyak buku-buku sudah pada robek dan tidak layak dibaca lagi.

‎Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ngada, Maria Florida Naru membenarkan hal itu.

Dia mengaku di Perpustakaan Daerah Ngada banyak buku-buku yang sudah tidak layak lagi.

Bukan hanya itu, fasilitas lainnya juga belum memadai. Untuk sementara pihaknya tidak banyak berbuat apa-apa. Sebab sampai saat ini belum mendapatkan dana untuk pengadaan buku dan lain-lain.‎

“Kita akan terus melakukan survei kepada masyarakat terkait kebutuhan buku seperti apa yang mereka perlukan,” ujarnya.

Kendati demikian, ia berjanji akan terus berusaha melakukan pembangunan perpustakaan tersebut.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleSoal Bor Air di Lapas Ruteng, Ini Tanggapan Dinas PPTSP Manggarai
Next Article Ini Tanggapan Bupati Ende Soal Pembangunan Jalan Desa Likanaka

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Ibu dan Anak di Aimere Ngada Jadi Korban Kekerasan

9 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.