Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Tahun 2018, Mabar Jadi Tuan Rumah Pemeran Museum Keliling NTT
Seni dan Budaya

Tahun 2018, Mabar Jadi Tuan Rumah Pemeran Museum Keliling NTT

By Redaksi26 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kegiatan pameran museum di Ngada
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT– Tahun 2018 mendatang, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menjadi tuan rumah pameran museum keliling yang diselenggarakan oleh Bidang Kepurbakalaan dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Provinsi NTT.

Sedangkan untuk tahun 2017 ini, Kabupaten Ngada menjadi tuan rumahnya. Di kabupaten itu pameran museum diisi dengan kegiatan lomba pembuatan miniature rumah adat Ngada dan menampilkan koleksi museum meliputi‎ informasi, perkenalan, dan koleksinya kepada masyarakat, pelajar, dan Mahasisw‎a NTT yang ada di daerah.

Kepala Seksi Publikasi dan Edukasi Museum Dinas Kebudayaan NTT, Ahmad sumarmo kepada wartawan mengatakan, kegiatan pameran museum keliling ini merupakan agenda wajib yang dilakukan oleh Pemprov NTT. Setiap tahun berpindah ke setiap kabupaten.

Baca: Ngada Jadi Tuan Rumah Pameran Museum Keliling Pemprov NTT

Tujuan kegiatan ini kata dia, yakni menggali budaya masa lalu yang relevan dengan masa kini.

Selain itu, agar dapat meningkatkan kecintaan generasi muda pada budaya lokal. Sebab, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dapat melunturkan pengetahuan pada budaya lokal.

Benda dan koleksi yang dipamerkan merupakan koleksi museum provinsi NTT dari semua kabupaten.

Ahmad Sumarmo mengharapkan, dengan adanya lomba ini dapat menggali keterampilan generasi muda dalam membuat karya seni yang dapat dijadikan komoditi ekonomi kreatif.

Sebab, sampai dengan saat ini cindramata berupa miniatur rumah adat masih jarang dibuat. (Arkadius Togo/VoN)

Manggarai Barat Ngada
Previous ArticleDibuat Asal Jadi, Embung Konda Mari di Desa Bangka Lao Mubazir
Next Article Polres Sikka Sudah Pantau Aktivitas Jonru Ginting di Sikka

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.