Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Polres Sikka Sudah Pantau Aktivitas Jonru Ginting di Sikka
NTT NEWS

Polres Sikka Sudah Pantau Aktivitas Jonru Ginting di Sikka

By Redaksi26 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jaya, SH, SIK (kanan) dan Dandim 1306 Sikka, Abdulah Jamli
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Polres Sikka rupanya telah memantau aktivitas Jonru Ginting selama berada di Maumere.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Sikka, AKBP I Made Kusuma Jasa saat dikonfirmasi terkait pengusiran Jonru Ginting oleh warga Sikka, Jumat (26/5/2017).

Jonru sendiri diduga menyebarkan ajaran kebencian sesama umat beragama di Pulau Pemana, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Pulau Flores.

“Kegiatan mereka selalu kita ikuti, kita pantau di lapangan,” terangnya kepada VoxNtt.com di pelataran Bandara Frans Seda, Maumere.

Menurut Made Kusuma kejadian penyergapan dan upaya pengusiran oleh sejumlah warga Sikka terhadap Jonru di Pelabuhan Laruen Say, sudah mampu diantisiapasi agar tidak melebar ke konflik yang lebih besar.

Baca: Disergap Warga di Pelabuhan, Jonru Ginting Diselamatkan Polisi

“Hal seperti itu sesungguhnya sudah bisa kami antisipasi karena kita sudah memantau kegiatannya,” terang Made Kusuma yang saat ditemui sedang bersama dengan Komandan Kodim 1306 Sikka, Abdullah Jamli.

Sejumlah aparat keamanan berseragam dan berpakaian preman sedang berjaga-jaga di ruang tunggu bandara

I Made Kusuma menambahkan Jonru Ginting datang ke Maumere pada Rabu, 24 Mei 2017 sore hari. Jonru dan temannya melakukan kegiatan amal bersama masyarakat di Pulau Pamana, Kecamatan Alok Timur, Sikka mewakili lembaga amal Akrom Foundation.

Terkait upaya penolakan dan penyergapan terhadap Jonru Ginting, I Made Kusuma menyatakan bahwa hal tersebut wajar.

Meskipun demikian ia berharap warga Sikka mempercayakan urusan keamanan kepada Kepolisian dan TNI.

Pantauan VoxNtt.com, sejumlah anggota Polres Sikka dan Kodim 1306 Sikka berjaga-jaga di bandara. Jonru berangkat meninggalkan Maumere kurang lebih Pukul 15.00 dengan Nam Air menuju Denpasar dan selanjutnya ke Jakarta.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Intel Kodim, nama asli Jonru Ginting adalah John Riah Ukur. Pria kelahiran Kabanjahe, 7/12/1970 tersebut terkenal dengan postingan provokatif di akun facebook dengan nama akun Jonru Ginting. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleTahun 2018, Mabar Jadi Tuan Rumah Pemeran Museum Keliling NTT
Next Article Pemkab TTU Disorot DPRD Soal Tarik Ulur Sertifikat Tanah di Desa Naiola Timur

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.