Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemuda Katolik Harus Memaknai Nilai Religius dan Nasionalisme
NTT NEWS

Pemuda Katolik Harus Memaknai Nilai Religius dan Nasionalisme

By Redaksi28 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Penyelenggara Mapenta dan Muskomcab Pemuda Katolik Rae Agustinus sedang memberikan sambutan di KLK Ende (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Masa Penerimaan Anggota (Mapenta) dan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) Pemuda Katolik Kabupaten Ende, Nagekeo dan Ngada dilaksanakan di KLK Jalan Anggrek Ende, Minggu (28/5/2017).

Kegiatan ini dihadiri Pengurus Pusat Kiki Tarigan, Ketua Komda NTT Ronal Da Gomez, Bupati Ende, Marselinus YW Petu, Pengurus Komisariat Maumere, Rohaniwan serta ratusan peserta dari tiga kabupaten.

Ketua Penyelenggara, Rae Agustinus menjelaskan pemuda katolik sangat berperan dalam menjaga nilai kebangsaan dan religius.

Bangsa yang majemuk dengan berbagai keanekaragaman mesti dipupuk oleh setiap kader berjiwa religius.

“Kondisi ini mesti kita jaga dengan tetap berpegang teguh pada nilai kebangsaan dan nilai kekatolikan,” katanya.

Dengan mengusung tema Menegakan Kaderisasi Nasionalis-Religius Yang Berbudaya, Agustinus berharap setiap kader patut menjiwai.

Hal senada diutarakan Ketua Komda NTT Ronal Da Gomez. Bahwa sebagai daerah mayoritas, para pemuda katolik harus bangkit dari arus ancaman terhadap Kebhinekaan Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa.

“Bahwa Pancasila lahir di bumi Flores tepat di Ende. Dan ini yang kita kumandangkan. Untuk itu, saya berharap agar tetap menjaga nilai-nilai Nasionalisme”tutur Gomez.

Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Kikin Tarigan menyatakan bahwa barisan Pancasila mulai tumbuh di kota Ende.

Untuk itu, ia menitipkan pesan kepada pemerintah daerah bersama biarawan untuk mengembangkan organisasi ini hingga ke desa.

Sementara Bupati Ende menegaskan bahwa Ende adalah tempat dimana ideologi bangsa Indonesia dilahirkan. Soekarno diasingkan di Ende dengan menghasilkan lima butir Pancasila.

“Ada nasionalisme, religius dan budaya. Kita harus menjadi bingkai untuk menjaga nilai nasionalis dan nilai religius dengan budaya kita,” tegas Bupati Marsel sebelum membuka kegiatan Mapenta dan Muskomcab Pemuda Katolik. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticlePuisi-Puisi Aris Nggawi (Catatan oleh Redaksi)
Next Article Lapor Marsel Ahang ke BK DPRD, Osi Gandut Masih Kumpul Bukti

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.