Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Peristiwa di Hotel Safari Ende, Ini Tanggapan Dinas Pariwisata NTT
NTT NEWS

Peristiwa di Hotel Safari Ende, Ini Tanggapan Dinas Pariwisata NTT

By Redaksi31 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pihak Reskrim Polres Ende sedang memasang larangan polisi di tempat kejadian perkara (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu menanggapi peristiwa yang menimpah dua pelaku pariwisata di Hotel Safari Ende, pada Rabu (24/5/2017) lalu.

Adalah Windhya Birahmantika Sapnani (32) dan Tubagus Sobarun Syakur (23), guide pariwisata Flores yang meninggal di Kamar 3 Hotel Safari.

Kadis Jelamu mengatakan kejadian ini mempengaruhi kenyamanan wisatawan selama berada di NTT. Oleh karena itu, ia meminta pihak hotel untuk mempertanggung jawabkan kasus yang menimpah dua pelaku pariwisata.

“Tentu ini sangat mempengaruhi wisatawan dan tentu tidak baik untuk pariwisata. Jadi, kita minta pihak hotel untuk tanggung jawab,”katanya saat jumpa pers di lantai dua Kantor Dinas Pariwisata Ende, Rabu (31/5/2017).

Baca: Ini Kronologi Penemuan Pria dan Wanita yang Tewas di Hotel Safari Ende

Dengan peristiwa tersebut, kata Jelamu, sebagai catatan keras untuk perhotelan di NTT. Ia meminta pihak kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan agar tidak terulang lagi.

“Kita minta selidiki dengan baik. Siapa yang bertanggung jawab. Ya, tentu pemilik hotel. Karena kenyamanan hotel tidak diperhatikan,”tegas Kadis Jelamu.

“Jadi melalui media, saya ingatkan kepada pemilik hotel di NTT agar tetap menjaga kenyamanan kamar dan kebersihan makanan,”tambah dia.

Ia menegaskan agar peristiwa yang sama tidak terulang lagi baik perhotelan maupun home stay.

“Jadi akan kumpulkan semua pemilik hotel sehingga protat-protat keamanan dijaga. Saya minta tidak terulang lagi,”kata Jelamu.

Atas peristiwa yang menimpah kedua pelaku pariwisata tersebut, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pariwisata mengucapkan belangsukawa terhadap kedua korban dan keluarga. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleDPRD Mabar Belum Sepakat Untuk Tambah Dana TdF
Next Article Oknum PNS di Sumba Timur Dipolisikan Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.