Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ratusan KK di Pinggiran Kota Kefamenanu Belum Nikmati Listrik
Regional NTT

Ratusan KK di Pinggiran Kota Kefamenanu Belum Nikmati Listrik

By Redaksi3 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi listrik padam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Kurang lebih 150 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di pinggiran Kota Kefamenanu, Ibu Kota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) hingga kini belum menikmati listrik. Itu tepatnya di Beba, Dusun 8 dan 9, Desa Oelami, Kecamatan Bikomi.

Padahal sesuai informasi yang berhasil diperoleh VoxNtt.com, sejak tahun 2014 lalu perwakilan masyarakat sudah mengajukan permohonan hingga ke kantor PLN di Kupang, ibu kota provinsi NTT.

Laurensius Lalisuk, mantan Kepala Dusun 8, Desa Oelami ketika ditemui media ini di Beba beberapa waktu lalu membenarkan informasi tersebut.

“Ia sekitar tahun 2014 itu termasuk saya juga jalan, awalnya  kami ajukan di kantor cabang Kefa tetapi kami disuruh untuk langsung ke Kupang,” ungkap Laurens.

Laurens menuturkan, saat mengajukan proposal permohonan di Kupang, pihak PLN sudah berjanji akan segera menindaklanjutinya. Namun hingga saat ini pihaknya tidak lagi mendapatkan informasi terkait permohonan tersebut.

Laurens pun berharap secepatnya proposal tersebut segera dikabulkan, sehingga masyarakat Beba boleh menikmati aliran listrik.

Warga lainnya Anton Kolo mengungkapkan selama ini mereka hanya menjadi korban janji dari elit politik terkait persoalan listrik  ini.

“Jarak dari pinggir jalan umum datang di Beba tidak jauh, tapi tidak tahu kenapa ko sulit betul untuk listrik datang sini, tolong pemerintah perhatikan kami,” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pihak PLN Rayon Kefamenanu belum berhasil dikonfirmasi terkait keluhan warga Beba tersebu. (Eman Tabean/VoN)

TTU
Previous ArticleJelang Idul Fitri, Bulog Ruteng Jual Sembako dengan Harga Murah
Next Article Proses Hukum Masih di Polres Manggarai, Kades Waling: Itu Hal Biasa

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.