Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pangdam Udayana Ingatkan Bahaya ISIS di Indonesia
NTT NEWS

Pangdam Udayana Ingatkan Bahaya ISIS di Indonesia

By Redaksi5 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pangdam IX/UDAYANA (menggunakan selendang) bersama Wabup TTU Aloysius Kobes saat kunjungan ke sektor barat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak mengingatkan bahaya gerakan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia.

Pasalnya, aksi-aksi teror yang dilakukan oleh organisasi islam radikal itu kian hari menunjukkan kondisi yang semakin membahayakan.

Hal tersebut tentu dapat dilihat dari meningkatnya aksi – aksi teror yang dilakukan oleh ISIS di beberapa negara akhir-akhir ini.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Pangdam Komarudin Simanjuntak saat memberikan arahan dalam kunjungan yang dilakukan di Mako Satgas Yonif 742/SWY di Eban, Kecamatan Miomafo Barat, TTU pada, Senin (5/6/2017).

“Saat ini di negara Suriah,ISIS sudah dihancurkan sehingga para anggotanya disebar kembali ke negara asalnya dengan tetap diperintahkan untuk melakukan aksi teror,ini yang mesti diwaspadai,” tegas Simanjuntak.

Sinanjuntak menambahkan, saat ini Manado menjadi pintu masuk ISIS ke Indonesia melalui jalur laut.

Karena itu ia mengingatkan agar setiap anggota harus tetap waspada.

Selain berbicara soal teroris,dalam arahan tersebut Simanjuntak juga mengingatkan tentang pentingnya toleransi antar umat beragama.

“Isu Sara (Suku, Agama, dan Ras) saat ini menjadi isu yang hangat dibicarakan,tunjukkkan budaya toleransi dari dalam,saat bulan puasa ini yang tidak menjalankan bantu sesamamu yang menjalankan ibadah puasa dengan menyediakan apa yang dibutuhkan untuk berbuka nanti,” tandas Simanjuntak. (Eman Tabean/ VoN)

TTU
Previous ArticleTatap Muka dengan Bojek, Kapolres Manggarai Siap Fasilitasi Pembuatan SIM
Next Article Hujan Deras, Jalan Menuju Danau Kelimutu Longsor

Related Posts

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.