Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Anggota DPRD Sikka Minta Pemda Tindak Tegas Persoalan di Desa Hale
VOX DESA

Anggota DPRD Sikka Minta Pemda Tindak Tegas Persoalan di Desa Hale

By Redaksi12 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kantor Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Sikka yang disegel oleh para tukang sejak Senin (5/6/2017).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 Sikka meminta Pemda Sikka segera ambil tindakan tegas terkait mantan Pejabat Sementara Kepala Desa Hale,  Roni Nesi.

Hal ini dinyatakan dua wakil rakyat yakni Stef Sumandi dan Stef Say menyikapi penyegelan Kantor Desa Hale dan blokade jalan menuju Dusun Watuwolot yang dilakukan oleh para tukang sejak Senin (5/6/2017) lalu.

Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Stef Sumandi mengatakan Pemda Sikka mungkin sudah tidak peduli lagi dengan kondisi di Hale. Pemdes Hale selama ini tidak mampu menyelesaikannya sendiri.

Menurutnya, persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan dengan mudah. Bupati tinggal memerintahkan Mantan Pjs. Kepala Desa Hale, Roni Nesi yang sekarang telah dimutasikan ke Dinas PemDes Sikka.

“Saya sudah sampaikan berulang kali ke yang bersangkutan (Roni Nesi,- Red), Plt. Kepala Dinas PemDes dan Bupati Sikka namun tidak ada tindak lanjut sampai saat ini,” terangnya melalui messenger kepada VoxNtt.Com pada Jumad (9/6/2017).

Oleh karenanya, Stef yang saat dihubungi sedang berada di luar Maumere tersebut menduga ada persekongkolan para pihak untuk menghambat pembangunan di Desa Hale.

Sementara itu, Stef Say dari Partai Gerindra merekomendasikan agar dilakukan pemanggilan paksa terhadap Roni Nesi. Selain itu, menurutnya Inspektorat perlu melakukan pemeriksaan.

“Pertanyaannya apakah proyek tersebut dianggarkan atau tidak? Kalau diaanggarkan uangnya ada dimana sekarang?” tegas Stef Say kepada VoxNTT.Com pada Sabtu (10/6/2017) lalu.

Menurutnya, dana yang sampai ke desa merupakan hak masyarakat desa karenanya harus dipergunakan dengan baik untuk meningkatkan pembangunan di desa.

BACA:Upah Tak Dibayar, Tukang Segel Kantor Desa Hale dan Boikot Jalan

Oleh karenanya ia menegaskan sebaiknya Pjs. Kepala Desa bersama Pemerintah Desa segera mempertanggungjawabkannya.

Berdasarkan penjelasan Ketua BPD Desa Hale, Antonius Ahmad Yani bahwa pihaknya telah bersurat ke Dinas Pemerintahan Desa, Bupati Sikka dan DPRD Sikka pada Selasa (25/6/2017). Akan tetapi, sampai saat ini belum ada respon poaitif.

Pada Kamis (18/5/2017) juga dilakukan rapat klarifikasi yang rencananya menghadirkan di Kantor Desa Hale, namun Roni Nesi berkewajiban memberikan klarifikasi malah tidak hadir. Sementara itu, penyegelan kantor desa dan blokade jalan masih terus berlangsung sampai hari ini. (Are De Peskim/VoN).

 

Sikka
Previous ArticleSebanyak 18 Kabupaten di NTT Tergolong Daerah Tertinggal
Next Article BTNK dan PT PLN Teken MoU Listrik Masuk Desa

Related Posts

Cakades Termuda di Pilkades Wewa, Yohanes Dedipati Usung Desa MAJU

8 Agustus 2026

Anggota DPRD Manggarai Desak Inspektorat Periksa Proyek Kantor Desa Legu yang Mangkrak 17 Tahun

11 Juni 2026

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.