Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Asisten Pelatih Persami Meninggal Dunia, Begini Kata Sekretaris PSSI
NTT NEWS

Asisten Pelatih Persami Meninggal Dunia, Begini Kata Sekretaris PSSI

By Redaksi12 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Almarhum Freny Mari saat bercengkrama dengan Pelatih Edy MBW dalam sebuah sesi latihan Persami Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT– Firnimus Mari, asisten pelatih Laskar Teka Iku meninggal dunia pada pagi hari Senin (12/6/2017).

Bagi PSSI Sikka, kepergian pria yang biasa disapa Freny Mari tersebut memberikan duka yang mendalam bagi sepak bola Sikka.

“Sepak bola Sikka kehilangan pelatih hebat dan visioner,” ujar Sekretaris PSSI Sikka, Edward Lodovic da Gomez kepada VoxNtt.com saat ditemui di rumah duka, Gang MBW, Wairklau, Maumere, Senin.

Menurutnya, Freny Mari merupakan salah satu aktor penting di balik kesuksesan Persami Maumere meraih juara pada El Tari Memorial Cup (ETMC) 2015 lalu.

Selain itu, pelatih berlisensi C Nasional tersebut sangat militan dalam membina pemain-pemain belia di Sikka.

Melalui klubnya, Sikka United, Freny Mari telah melahirkan banyak pemain muda yang kemudian membela Persami.

Freny Mari yang juga merupakan guru Matematika pada Seminari Bunda Segala Bangsa tersebut ditemukan tak bernyawa oleh istrinya pada pagi hari di dalam kamarnya.

Sang istri yang baru selesai dinas malam di RSUD T.C. Hillers Maumere tersebut hanya menemukan anak mereka yang berumur 2,5 tahun sedang bermain di samping almarhum sementara almarhum sudah tak sadarkan diri.

Lodovik menduga almarhum kelelahan dan mengalami serangan jantung. Pasalnya, selama beberapa waktu belakangan Freny Mari disibukkan dengan banyak urusan.

Dia baru saja meraih gelar S2 Pendidikan Matematika dan disibukkan dengan persiapan ujian sekolah serta sepak bola.

“Barangkali karena waktu istirahatnya sangat sedikit dan beliau juga memiliki beberapa riwayat penyakit lain,” terangnya.

Jenazah almarhum sempat disemanyakan selama beberapa jam di Seminari Bunda Segala Bangsa. Kurang lebih pukul 11.00 waktu setempat jenazah diantar ke rumah.

Pantauan VoxNtt.com, banyak Persamimania melayat ke rumah duka. Nampak juga Pelatih Persami Edy MBW dan Kapten Persami, Edson Roja.

Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi terkait lokasi dan waktu pemakaman almarhum Freny Mari. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleUskup Digoncang Sejumlah Isu, Ini Jawaban Keuskupan Ruteng
Next Article Raih Opini WDP, Bupati Tote Apresiasi Kerja BPK NTT

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.