Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tidak Ada Papan Informasi, Warga Pertanyakan Proyek Pelebaran Jalan Ruteng-Borong
NTT NEWS

Tidak Ada Papan Informasi, Warga Pertanyakan Proyek Pelebaran Jalan Ruteng-Borong

By Redaksi20 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek pelebaran Jalan Negara Ruteng Borong yang sedang dikerjakan di Kampung Lerang, Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Warga Manggarai Timur (Matim)menanyakan jumlah dana dan waktu proyek pelebaran dan pembangunan jalan Negara Ruteng-Borong. Pertanyaan itu muncul karena di lokasi proyek tidak ada papan informasi.

Firman dan Ovan Vano, warga asal Poco Ranaka yang ditemui di sekitar lokasi proyek di di Kampung Lerang, Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Senin (19/6/2016), mengatakan biasanya setiap proyek itu pasti dipajang papan informasi.

“Ini ko tidak ada. Bagaimana masyarakat bisa tahu anggarannya berapa, waktu pengerjaanya berapa lama, dan kontraktor yang kerjanya. Semestinya papan tender harus dipajang. Supaya publik tau dan tidak bingung,” kata Firman.

Dikatakan Firman, papan tender proyek itu perlu dipasang di lokasi pengerjaan. Supaya publik bisa mengawasi proses pengerjaanya. Baik dari segi kualitas, kuantitas, maupun waktu yang telah ditetapkan.

“Semua proyek fisik itu selalu ada pajang papan tendernya. Biar masyarakat mudah mengetahui dan mengawasi proses pengerjaannya. Harus transparanlah dengan publik. Apalagi ini dan proyek ini bersumber dari APBN,” tukasnya.

Karena itu, dia berharap agar papan  informasi segera dipasang di sekitar lokasi proyek.

“Itu sangat penting. Tujuannya jelas, agar masyarakat mudah mengawasi proses pekerjaannya,” tutup Firman

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Satker maupun PPK pekerjaan belum berhasil dikonfirmasi terkait papan informasi tersebut. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleDPRD Mabar Bantah Copy Paste Ranperda
Next Article Sidang Paripurna Pembahasan Ranperda Inisiatif DPRD Mabar Memanas

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.