Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Minta Dukungan Pemekaran Desa, Warga Lape Datangi Bupati Nagekeo
VOX DESA

Minta Dukungan Pemekaran Desa, Warga Lape Datangi Bupati Nagekeo

By Redaksi21 Juni 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ratusan warga dari Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mendatangi kantor bupati setempat, Rabu (21/6/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT-Ratusan warga dari Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mendatangi kantor bupati setempat, Rabu (21/6/2017).

Warga datang meminta dukungan Bupati Nagekeo Elias Djo untuk pemekaran dan pembentukan Desa Penginanga.

‎”Kedatangan kami untuk meminta dukungan bupati terhadap pemekaran dan pembentuk desa Penginanga dari Kelurahan Lape,” kata Ketua Forum Pemekaran dan pembentuk Desa Penginanga, Bernadus Dhalu.

Dia menjelaskan, pembentukan Desa Penginanga‎ telah disepakati oleh masyarakat Kelurahan Lape.

Bupati Nagekeo, Elias Djo mengatakan menerima aspirasi dari warga Kelurahan Lape tersebut. Namun dirinya meminta forum tersebut agar memenuhi syarat-syarat yang ditentukan sesuai UU berlaku.

Prinsip sederhana kata Bupati Djo, pemekaran desa adalah bagian dari pendekatan pelayanan kepada masyarakat.

Pemekaran juga menjadi cara mempercepat pemberantasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengingat desa hari ini adalah sumber dan tujuan pembangunan “Nagekeo Hebat”.

Berdasarkan data yang dihimpun VoxNtt.com, di masa kepemimpinan Elias Djo telah terjadi banyak pemekaran desa, pembentukan desa baru, alih status kelurahan ke desa maupun desa ke kelurahan. Tercatat, sebanyak 97 desa dan 6 kelurahan.

Namun saat ini terdapat 103 desa dan 16 kelurahan definitif. Masih banyak dokumen aspirasi yang sedang diproses dan diharapkan tuntas di akhir masa kepemimpinan Bupati Djo. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticlePemerintah Targetkan Hingga Tahun 2020 Flores-Lembata Bebas dari Rabies
Next Article Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Peran DPRD Dapil Poco Ranaka Dipertanyakan

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.