Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»Upaya Jadi Sekolah Negeri, Ini Alasan SMA Katolik Thomas Morus Ende
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Upaya Jadi Sekolah Negeri, Ini Alasan SMA Katolik Thomas Morus Ende

By Redaksi22 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua penyelenggara SMAK Thomas Morus Ende Yosep Nganggo (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sekolah Menengah Atas Katolik atau SMAK Thomas Morus Ende terus berupaya mengubah status menjadi sekolah negeri.

Selain mengusulkan melalui Kementerian Agama, sekolah berbasis kekatolikkan ini terus meningkatkan kemampuan berdaya saing agar memenuhi ketentuan status negeri.

Ketua penyelenggara SMAK Thomas Morus Ende, Yosep Nganggo mengaku sekolah tersebut masih dibawah naungan Kementerian Agama.

Namun, pihaknya berusaha agar sekolah yang baru berusia enam tahun ini dinegerikan.

Upaya ini dilakukan mengingat dengan kemampuan ekonomi masyarakat yang terbatas. Selain itu, agar sekolah tersebut mendapatkan sentuhan dana dari pemerintah.

“Ini alasan kita supaya ada bantuan dari pemerintah. Kita kasian dengan anak-anak kita yang rata-rata berasal dari kampung. Ini pertimbangan kita agar bisa menegerikan berbasis katolik,” katanya pada sela-sela syukuran di Aula SMAK Thomas Morus, Kamis (22/6/2017).

Nganggo mengatakan, upaya menjadi sekolah negeri sudah mencapai titik puncak. Sebab, berkas usulan sudah diserahkan ke Kementerian Perdayagunaan Aparatur Negara melalui Kementerian Agama.

Selanjutnya, tim kementerian akan melakukan survey kelayakan sesuai dengan ketentuan.

“Kan, nanti melakukan penilaian sebagai aspek kelayakan. Seperti sumber daya manusia, pelaksanaan kurikulum dan sarana prasarana. Setelah itu, kemenpag akan terbit surat keputusan penegerian,” jelas Nganggo yang tengah menjabat sebagai Kepala Depag Nagekeo.

Kepala Bidang Pendidikan Katolik Kemenpag Provinsi NTT Djata Dominikus menyebutkan sebanyak 11 lembaga sekolah agama katolik di NTT. Dengan jumlah tersebut, baru SMAK Thomas Morus Ende yang mengusulkan untuk dinegerikan.

Ia menjelaskan pemerintah hanya memberi ruang kepada sekolah agama menjadi sekolah negeri. Hal ini berlaku untuk semua sekolah agama di Indonesia.

Sedangkan terkait usulan menjadi sekolah negeri merupakan kewenangan pihak sekolah masing-masing.

“Itu melihat dengan kondisi sekolah. Baik sarana prasarana maupun SPP siswa dan gaji tenaga pengajar. Negara hanya membuka ruang saja dan usulan dari kesepakatan sekolah sendiri,” katanya di Aula Thomas Morus Ende.

Djata menambahkan, mengubah status menjadi negeri tidak mempengaruhi sistem belajar mengajar. Selain itu, basis sekolah katolik tidak berubah pula.

“Ini sama dengan sekolah-sekolah agama lain. Kita tetap berbasis katolik,” ujar dia. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleTour de Flores Harus Ada Evaluasi
Next Article Jelang Lebaran, Pasokan Listrik di Ngada dan Nagekeo Dijamin Aman

Related Posts

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Buka Pendaftaran Siswa Baru, Permudah Akses Pendidikan Anak Kepulauan

29 Juni 2026

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.