Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Hingga Juni 2017, Undana Telah Lahirkan 58.882 Sarjana
Regional NTT

Hingga Juni 2017, Undana Telah Lahirkan 58.882 Sarjana

By Redaksi23 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tampak Rektor Undana Kupang, Prof.Ir.Fredrik L. Benu,M.Si,Ph.D sedang memindahkan tali toga kepada salah satu peserta wisudawan.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT-Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang melepas 992 lulusan melalui acara wisuda magister, profesi dan sarjana periode kedua. Jumlah lulusan siswa yang dihasilkan Undana Kupang kini telah mencapai 58.882 orang.

Demikian disampaikan Rektor Undana Kupang, Fred Benu, pada acara wisuda magister, profesi dan sarjana di Aula Rektorat Lama Undana Kupang, Kamis (22/06/2017).

Fred menambahkan wisuda merupakan sebuah pertanggung jawaban akademis atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat terhadap Undana.

Pertanggungjawaban akademis ini tidak hanya terbaca dari gelar dan angka-angka prestasi, tetapi jauh lebih penting adalah seberapa dalam proses pemanusiaan yang dicapai oleh setiap lulusan, karena itu eksistensi wisudawan merupakan subyek penanda dan penentu kualitas peradaban manusia.

Jauhkan Sentimen Primordial

Pada kesempatan itu Fred juga menyampaikan bahwa bangsa yang besar merupakan bangsa yang terus merayakan perbedaan sebagai sebuah keniscayaan dimana semua orang duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi.

Masyarakat kampus, tidak boleh terkontaminasi oleh sikap egosentrik yang berpangkal pada sentimen-sentimen primordial yang merusak tatanan kebersamaan dan persaudaraan sebagai bangsa Bhineka Tunggal Ika.

“Universitas harus menjadi garda terdepan untuk menjaga dan merawat Indonesia yang beragam, sebab hakekat universitas itu universitas magistrorum et scholarium, komunitas guru dan akademisi, yang bercirikan universal dalam semangat penyelenggara pendidikan untuk semua,”ungkapnya.

Apalagi, lanjut Fred,  dalam dunia tanpa batas ideologi radikal kini mudah merembes mempengaruhi generasi muda yang mulai tipis rasa nasionalismenya. (Mou/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleIni Jawaban Dinas PKO Terkait Kebutuhan Guru SDN Watulagar
Next Article Kabag Ekonomi Matim: Kalau Ada yang Potong Rastra Segera Lapor

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.