Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga di Bantaran Kali Noenain TTU Terancam Kelaparan
Regional NTT

Warga di Bantaran Kali Noenain TTU Terancam Kelaparan

By Redaksi30 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi bronjong di bantaran kali Noenain, TTU yang sudah rata dengan permukaan kali
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT- Sejumlah warga yang sejak belasaan tahun lalu bercocok tanam padi di bantaran kali Noenain, Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) terancam kelaparan.

Pasalnya, bronjong yang baru selesai  dibangun pada Desember 2016 lalu di bantaran kali tersebut sudah roboh sejak hujan di Februari 2017 ini.

Bronjong itu dibangun untuk melindungi wilayah persawahan Noenain dari bahaya erosi.

Parahnya lagi, meskipun masa pemeliharaan sudah hampir usai, namun hingga kini bronjong yang dibangun oleh kontraktor atas nama Kanisius Fios tersebut tak kunjung diperbaiki.

Pantauan VoxNtt.com di lokasi, Jumat (30/6/2017) dari total 300 meter lebih, 74 meter diantaranya sudah rata dengan permukaan kali.

Bahkan ada sebagian yang sudah tidak nampak bekas bronjong akibat roboh.

“Dulu kami punya sawah sampai di tengah sana tapi karena banjir makanya sekarang tinggal begini saja,” ungkap salah seorang warga yang ditemui media ini di sela – sela aktivitas menyiang gulma di sawah miliknya.

Warga yang meminta untuk namanya tidak dimediakan tersebut mengungkapkan awalnya mereka merasa senang karena bronjong tersebut sudah dibangun.

Kegembiraan warga terutama karena sawah mereka bisa terlindungi dari erosi dan banjir kali Noenain.

Namun harapan tersebut kembali pupus lantaran bronjong tersebut roboh hanya 2 bulan sejak selesai dikerjakan.

Dia juga berharap agar bronjong itu segera diperbaiki kembali sebelum musim penghujan, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih fatal.

“Sawah ini kami punya harapan hidup,tolong perbaiki ini bronjong sehingga kami punya sawah banjir tidak kasih rusak lagi,” ungkapnya penuh harapan.

Informasi lain yang berhasil dihimpun, terkait robohnya bronjong di bantaran kali Noenain ini, pihak Kejari Kefamenanu telah memanggil kontraktor pelaksana untuk dimintai keterangannya beberapa waktu lalu.

Kepala Kejari Kefamenanu, Taufik melalui kasie intel Novantoro Catur P saat dikonfirmasi membenarkan adanya pemanggilan tersebut.

“Ia kita sudah panggil kontraktornya dan kontraktornya sendiri bilang kalau cuaca sudah memungkinkan maka akan langsung dikerjakan,” ungkap Novantoro.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan kontraktor pelakasana maupun dinas terkait belum berhasil dikonfirmasi. (Eman Tabean/VoN)

TTU
Previous ArticleTerkait Lahan Kantor DPRD Nagekeo, Elias Djo Layak Dikenai Pertanggungjawaban Pidana
Next Article Badan SAR Sarankan Kapal Wisata di Labuan Bajo Lengkapi Fasilitas Keamanan

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.