Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»GMNI Nagekeo Tolak Kegiatan TdF Pakai APBD
NTT NEWS

GMNI Nagekeo Tolak Kegiatan TdF Pakai APBD

By Redaksi10 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
TdF 2017
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Nagekeo menolak kebijakan pemerintah menggelontorkan APBD untuk menyukseskan kegiatan Tour de Flores (TdF).

Menurut GMNI kegiatan balap sepeda internasional di Pulau Flores itu tidak memberikan kontribusi signifikan untuk pembangunan Kabupaten Nagekeo.

“Kalau memang anggaran yang disiapkan sedkitnya mencapai 1 M. Maka dengan tegas saya menyampaikan menolak Pemkab Nagekeo menggelontorkan uang sebesar itu hanya untuk menjamuh tour dan racing,” ujar Ketua GMNI Cabang Negekeo, Frederikus Fardin Rewa Ray, Senin (10/7/2017).

Frederikus lebih menyetujui uang itu digunakan untuk pembangunan yang berdampak langsung pada kebutuhan rakyat.

Dari event sport tourism itu kata dia, masyarakat menginginkan dampak langsung. Bukan malah investasi jangka panjang yakni dari TdF bisa mendatangkan banyak turis ke Negeko.

Apalagi infrastruktur penunjang seperti jalan raya ke destinasi wisata belum maksimal diperbaiki oleh pemerintah.

Menurut Frederikus anggaran TdF sangat besar tetapi tidak memiliki asas manfaat dalam rangka peningkatan PAD dari obyek pariwisata di Kabupaten Nagekeo.

“Di Kabupaten Nagekeo masih banyak pembangunan yang membutuh dana. Lebih baik dana itu gunakan pembangunan untuk pro rakyat,” katanya.‎ (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleAnggota Polres TTU Gagalkan Aksi Jambret
Next Article Kapolres Ngada: Ancaman Teroris Tetap Harus Diwaspadai

Related Posts

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.