Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Kapolres Ngada: Ancaman Teroris Tetap Harus Diwaspadai
NTT NEWS

Kapolres Ngada: Ancaman Teroris Tetap Harus Diwaspadai

By Redaksi10 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Ngada, Firman Affandy, SIK
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Kapolres Ngada AKBP Firman Affandi mengatakan, ancaman teroris tetap harus diwaspadai.

Kendati wilayah Polres Ngada dan Nagekeo masih dikatakan aman, namun sebagai aparat penegak hukum dan pelindung masyarakat polisi tetap memantau setiap perkembangan serta situasi Kamtibmas.
‎
Kapolres Firman mengatakan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini, di mana polisi menjadi target utama bagi teroris.

Karena itu, seluruh jajaran Polres Ngada diperintahkan untuk selalu bersikap waspada dan mawas diri di mana pun berada.

“Saya telah memerintahkan kepada semua aparat kepolisian yang bertugas di dua wialayah itu (Ngada dan Negekeo) agar tingkatkan kedisiplinan dan terus melakukan pemantauan terkait dengan situasi Kamtibmas. Kita tidak boleh lengah sedikitpun,” kata Kapolres Firman.

Aparat kepolisian yang sedang bertugas atau sedang piket tetap harus disiplin dan waspada ancaman teroris yang selalu mengintai polisi.

Semua informasi yang direkam atau diterima oleh aparat kepolisian harus diverifikasi secara baik dan cermat serta melakukan penyelidikan secara lebih detail. Itu agar kebenaran informasi tersebut bisa ditindaklanjut secara cepat dan tepat.

Menurut Kapolres Firman, keberadaan teroris memang masih merupakan sebuah ancaman yang bersifat laten di wilayah Polres Ngada.

“Polisi adalah abdi negara dan abdi masyarakat. Jabatan adalah amanah. Polisi jangan menyalahgunakan kepercayaan yang telah diberikan,” ujarnya. (Arkadius Togo/VoN)

Ngada
Previous ArticleGMNI Nagekeo Tolak Kegiatan TdF Pakai APBD
Next Article Camat Lembor Tegaskan Pedagang Jangan Jual Stan Pasar

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.